Harga emas domestik
Tren harga emas domestik
Tren harga emas dunia
Harga emas anjlok di tengah pergerakan dolar AS yang stagnan. Pada pukul 18.15, Indeks Dolar AS, yang mengukur fluktuasi dolar terhadap enam mata uang utama, berada di 106,332 poin (turun 0,04%).
Biro Analisis Ekonomi AS (BEA) telah merilis laporan inflasi PCE untuk bulan September. Menurut laporan tersebut, tingkat inflasi PCE di AS mencapai 3,4% secara tahunan pada bulan September.
Menurut Ryan McIntyre, mitra pengelola di perusahaan keuangan Sprott Inc., risiko dalam sistem kredit juga menciptakan permintaan akan aset safe-haven seperti emas. Harga emas tetap stabil sementara imbal hasil obligasi mencapai 5%, level tertinggi dalam 16 tahun.
Selain itu, banyak investor khawatir tentang prospek keuangan pemerintah AS. Utang pemerintah untuk pengeluaran pertahanan meningkat, melebihi $33 triliun.
Keputusan suku bunga The Fed pada hari Rabu akan menjadi peristiwa ekonomi yang paling ditunggu-tunggu minggu ini. Menurut CME FedWatch Tool, pasar memperkirakan hampir 100% kemungkinan The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah di angka 5,25% hingga 5,5%. Pada saat yang sama, The Fed diperkirakan akan mempertahankan kebijakan moneter akomodatifnya dalam waktu dekat.
Analis senior Kitco, Jim Wyckoff, meyakini harga emas kemungkinan akan melanjutkan tren kenaikannya minggu ini. "Harga emas tetap stabil dan lebih tinggi karena grafik teknikal terus menunjukkan tanda-tanda positif dan permintaan aset aman tetap terlihat jelas," ujarnya.
Sumber








Komentar (0)