Hansi Flick telah menghadapi banyak kritik. Foto: Reuters . |
Berbicara kepada Gazzetta dello Sport , Capello berpendapat bahwa Flick telah melakukan kesalahan taktis. Ia menganalisis: “Simone Inzaghi membuat keputusan yang tepat dan memanfaatkan momen-momen penting, sementara Flick terlalu arogan. Ia terus melanjutkan gaya bermain man-marking tanpa menyadari bahwa situasi tersebut membutuhkan kehati-hatian lebih.”
Pelatih asal Italia itu menekankan bahwa kesalahan taktis sangat merugikan Barcelona. Tim Catalan unggul 3-2 atas Inter Milan hingga menit-menit akhir waktu tambahan di babak kedua, sebelum Francesco Acerbi menyamakan kedudukan dengan gol jarak dekat. Bek Ronald Araujo melakukan kesalahan dengan gagal menghentikan Acerbi.
Pemain legendaris Rivaldo juga setuju dengan Capello. Dia berkata: "Itu adalah kekalahan yang menyakitkan dan sulit diterima. Barcelona melakukan kesalahan kecil dan tidak dapat diperbaiki. Anda tidak bisa kebobolan gol seperti itu di semifinal Liga Champions."
Selain mengkritik Flick, Capello juga memuji kemampuan kepelatihan Luis Enrique, karena ia berhasil membawa PSG ke final Liga Champions.
“Luis Enrique adalah pelatih yang sangat berbakat. Dia telah membangun tim berdasarkan filosofi sepak bolanya dan menciptakan struktur tim yang benar-benar efektif. Tim Enrique sangat seimbang. Mereka mungkin tidak kuat secara fisik, tetapi mereka memiliki kecepatan dan pemikiran taktis yang luar biasa di lini tengah,” komentar Capello.
Barcelona akan menghadapi Real Madrid dalam El Clásico di La Liga pada 11 Mei. Tim asuhan Flick masih memiliki peluang besar untuk memenangkan gelar liga domestik tahun ini.
Sumber: https://znews.vn/capello-chi-trich-hansi-flick-kieu-ngao-post1552086.html







Komentar (0)