Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Sebuah jembatan langka antara Amerika dan AS.

Báo Thanh niênBáo Thanh niên01/07/2024


Diplomasi budaya

Menurut para ahli, dalam konteks persaingan AS-Tiongkok yang semakin ketat dan peluang kerja sama yang semakin menyempit, pertukaran budaya dan seni telah menjadi salah satu jembatan diplomatik yang penting. Pertukaran ini, meskipun berkurang dalam beberapa tahun terakhir, dapat berfungsi sebagai dasar untuk membangun kepercayaan dan sebagian memperbaiki keretakan antara kedua rival utama tersebut, menurut South China Morning Post .

Salah satu contoh "diplomasi lunak" antara kedua negara adalah pameran berskala besar di San Francisco (AS), yang diselenggarakan oleh Museum Provinsi Hubei (China), yang memamerkan lebih dari 150 artefak Zaman Perunggu Tiongkok. Beberapa artefak ini belum pernah dipamerkan di luar Tiongkok.

Cầu nối hiếm hoi Mỹ - Trung giữa muôn trùng căng thẳng- Ảnh 1.

Artefak-artefak tersebut dipamerkan di Museum Seni Asia di San Francisco.

Museum Seni Asia di San Francisco mendedikasikan sekitar 3.000 meter persegi untuk memamerkan temuan arkeologis dari Dinasti Zhou, yang memerintah dari tahun 1050 hingga 256 SM. Artefak-artefak tersebut akan dipamerkan di museum hingga bulan Juli. Jay Xu, direktur eksekutif museum, mengatakan bahwa pameran ini hadir pada saat mempromosikan pertukaran budaya antara Tiongkok dan Amerika Serikat "sangat penting." Ia menambahkan bahwa partisipasi dan sambutan dari pejabat pemerintah mencerminkan pentingnya acara ini sebagai kesempatan untuk menjalin hubungan dan meningkatkan saling pengertian.

Emily Wilcox, profesor madya studi Tiongkok di Universitas William & Mary (AS), mengatakan bahwa kedua negara adidaya tersebut memiliki sejarah panjang dalam mempertimbangkan pertukaran budaya dan seni sebagai bagian dari kebijakan luar negeri mereka. Pertukaran ini dapat berupa pertukaran yang disponsori pemerintah atau pertukaran dengan individu dan organisasi non-pemerintah.

Mengatasi rintangan

Profesor emeritus Gao Minglu dari Universitas Pittsburgh (AS) mengatakan bahwa pertukaran budaya Sino-Amerika dimulai pada tahun 1970-an ketika Museum Seni Rupa Boston membawa koleksinya ke Beijing. Ia mengatakan bahwa itu adalah pertama kalinya masyarakat Tiongkok melihat karya seni Barat asli dan hal itu menginspirasi generasi baru seniman di Tiongkok.

Cầu nối hiếm hoi Mỹ - Trung giữa muôn trùng căng thẳng- Ảnh 2.

Para pengunjung melihat artefak Tiongkok di sebuah museum di San Francisco.

Pertukaran budaya antara kedua negara berkembang pesat pada tahun 1990-an tetapi terhenti sejak tahun 2008, sebagian karena krisis ekonomi dan kemudian, "skeptisisme terhadap globalisme." Menurut Gao, tidak banyak pameran seni Tiongkok yang diadakan di AS dalam 15 tahun terakhir. Ia berpendapat bahwa pertukaran dapat mengatasi ketegangan politik dan ekonomi, karena "seni adalah cara berpikir unik yang dapat menjembatani kesenjangan budaya dan politik."

Sejalan dengan pandangan ini, Wilcox berpendapat bahwa pertukaran budaya antara dua negara yang bersaing dapat membuka peluang bagi orang-orang dari dua latar belakang yang berbeda untuk saling belajar. Seni membahas berbagai macam topik, mulai dari kehidupan materi sehari-hari hingga harapan dan impian pribadi – topik yang dapat membuka ruang dialog dan “jembatan imajinasi” yang mungkin sulit dicapai melalui diplomasi tradisional, katanya.

Selain memamerkan dan bertukar produk seni, Tiongkok dan Amerika Serikat juga bekerja sama untuk memerangi pencurian dan perdagangan ilegal artefak budaya. Pada bulan Januari, Administrasi Negara Warisan Budaya Tiongkok mengumumkan perpanjangan nota kesepahaman tentang pemberantasan penyelundupan artefak budaya, yang pertama kali ditandatangani kedua negara pada tahun 2009, menurut China Daily .

Memorandum ini akan berfungsi sebagai panduan bagi petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS dalam mengendalikan impor dokumen kuno dari Tiongkok. Antara tahun 2009 dan 2023, total 504 artefak budaya Tiongkok dikembalikan ke Beijing oleh AS. Administrasi warisan budaya Tiongkok mengatakan bahwa perpanjangan perjanjian selama lima tahun lagi merupakan langkah praktis menuju perluasan pertukaran dan kerja sama budaya antara Tiongkok dan AS, sebuah tujuan yang ditekankan oleh para pemimpin kedua negara.



Sumber: https://thanhnien.vn/cau-noi-hiem-hoi-my-trung-giua-muon-trung-cang-thang-185240609012507507.htm

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Senang

Senang

Temanku

Temanku

Jembatan Cua Viet menghubungkan dua sisi kebahagiaan.

Jembatan Cua Viet menghubungkan dua sisi kebahagiaan.