![]() |
MU mengalami perubahan cepat setelah Carrick menggantikan Amorim. |
Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Portugal A Bola , Adelio Candido mengakui: "Yang paling mengecewakan saya adalah perasaan bahwa ide-ide taktis kami tidak sepenuhnya diterapkan di lapangan." Menurutnya, cara tim beroperasi di lapangan tidak sejalan dengan rencana taktis yang telah ditetapkan oleh staf pelatih.
Meskipun demikian, Candido menegaskan bahwa staf pelatih Amorim selalu menjaga semangat positif dan tidak membiarkan tekanan menguasai ruang ganti. Ia juga berterima kasih kepada para penggemar atas dukungan mereka terhadap proyek jangka panjang yang sedang mereka jalankan.
Pernyataan ini langsung memicu kontroversi, secara implisit mempertanyakan sikap dan kemampuan adaptasi para bintang "Setan Merah", terutama mengingat desakan Amorim pada formasi 3-4-3 meskipun hasilnya mengecewakan. Pendekatan konservatif ini sebelumnya telah menuai banyak kritik karena tim tersebut merosot di klasemen liga.
Argumen dari manajemen sebelumnya menjadi sensitif sekarang karena MU, di bawah manajer sementara Michael Carrick, telah mengalami transformasi dramatis dengan skuad inti yang sama. Mereka telah naik ke posisi ketiga di Liga Primer dan membuka kemungkinan untuk lolos ke Liga Champions. Kesuksesan Carrick menimbulkan pertanyaan apakah masalahnya terletak pada para pemain atau pendekatan taktis.
Amorim belum juga menerima pekerjaan baru setelah meninggalkan Old Trafford dengan paket kompensasi yang besar, sementara MU mengalami kebangkitan yang kuat dengan catatan 7 pertandingan tanpa kekalahan.
Sumber: https://znews.vn/cau-thu-mu-bi-to-chong-doi-amorim-post1631636.html







Komentar (0)