![]() |
Pedro Porro kehilangan ketenangannya saat diganti. |
Insiden itu terjadi pada menit ke-73 ketika manajer sementara Igor Tudor memutuskan untuk mengganti Porro dengan Xavi Simons. Segera setelah meninggalkan lapangan di Stadion Tottenham Hotspur, bek asal Spanyol itu tampak sangat kesal.
Menurut rekaman televisi, Porro menerobos masuk ke area teknis dengan amarah yang meluap, membanting tangannya di bangku cadangan, dan melemparkan botol air ke lantai. Tindakan ini langsung memicu reaksi keras dari banyak penggemar Tottenham di media sosial.
Seseorang menulis bahwa Porro "seharusnya menunjukkan agresivitas itu di lapangan, bukan di area teknis." Pendapat lain menyatakan bahwa bek tersebut "benar-benar kehilangan kendali," sementara banyak yang mengungkapkan kekecewaan bahwa pemain yang mengenakan ban kapten dalam pertandingan tersebut berperilaku begitu tidak terkendali.
Mantan kiper Joe Hart juga mengkritik reaksi Porro. "Dia menghancurkan barang-barang saat kembali ke bangku cadangan dan bahkan mengeluh dengan keras kepada wasit keempat. Itu pertanda kehilangan kendali atas emosinya," komentar Hart.
Pertandingan berakhir dengan kekecewaan besar bagi tim tuan rumah. Crystal Palace unggul lebih dulu di babak pertama berkat dua gol dari Ismaila Sarr dan satu gol dari Jorgen Strand Larsen. Tottenham hanya mampu memperkecil kedudukan dengan satu gol, tetapi itu tidak cukup untuk menghindari kekalahan.
Hasil tersebut membuat situasi Tottenham mengkhawatirkan, karena mereka kini hanya berjarak satu poin di atas zona degradasi. Kekecewaan semakin bertambah ketika sebagian penggemar meninggalkan stadion lebih awal untuk memprotes penampilan tim yang kurang memuaskan.
Sumber: https://znews.vn/cau-thu-tottenham-hanh-dong-gay-phan-no-post1632685.html







Komentar (0)