Menjadi saksi sejarah di sepanjang jalur kereta api roda gigi yang legendaris.
Terowongan Kereta Api terletak di desa Da Tho, kelurahan Xuan Truong, Da Lat, sekitar 20 km dari pusat kota. Ini bukanlah struktur buatan manusia yang baru dibangun untuk tujuan wisata , melainkan situs bersejarah yang memiliki nilai penting.
Terowongan ini sebenarnya merupakan bagian dari jalur kereta api Thap Cham - Da Lat, yaitu jalur kereta api bergigi legendaris yang menghubungkan wilayah pesisir tengah dengan dataran tinggi Lam Vien.

Dimulai oleh Prancis pada awal abad ke-20, tepatnya pada tahun 1908 dan selesai pada tahun 1932, proyek ini pernah dianggap sebagai salah satu proyek transportasi paling megah dan menantang di Indochina pada saat itu.
Untuk mengantarkan lokomotif uap melewati tebing curam dan jalur pegunungan yang berbahaya, para insinyur pada era itu harus mengukir terowongan menembus pegunungan, menciptakan terowongan batu yang kokoh.
Setelah melewati berbagai cobaan sejarah dan kehancuran akibat perang, jalur kereta api Thap Cham - Da Lat telah lama berhenti beroperasi, meninggalkan terowongan-terowongan yang berdiri terisolasi di tengah hutan yang luas. Hampir seabad kemudian, formasi batuan kuno tersebut tertutup lumut hijau yang rimbun, dinding-dinding yang lapuk ternoda oleh waktu, dan cahaya redup yang terpancar dari kedua ujung terowongan menciptakan keindahan yang liar sekaligus sarat dengan semangat masa lalu.
Justru periode panjang pengabaian oleh manusia inilah yang secara tidak sengaja membantu tempat ini mempertahankan karakter aslinya yang tenang, sepenuhnya terisolasi dari hiruk pikuk dunia luar.

Pesona keindahan sinematik dan lokasi check-in yang tak boleh dilewatkan.
Baru-baru ini, Terowongan Kereta Api secara tak terduga menjadi sensasi di peta pariwisata Da Lat, menarik banyak anak muda untuk menjelajahinya dan mengambil foto-foto unik. Daya tarik aneh tempat ini berasal dari kontras yang kuat antara cahaya dan bayangan, antara warna cokelat tua bebatuan tua dan hijaunya pakis serta bunga liar yang rimbun.
Jika dilihat dari dalam terowongan, pintu masuknya tampak seperti bingkai sinematik yang memukau, terbuka ke ruang hijau hutan yang rimbun, menciptakan perasaan seolah berdiri di depan "pintu ajaib" menuju dunia mitos.
Keindahan yang mempesona dan klasik ini telah menarik perhatian banyak seniman dan pembuat film, menjadi sumber inspirasi bagi banyak video musik dan pemotretan seni.
Terowongan Kereta Api Da Lat, yang ditampilkan secara artistik dalam video musik "Hoa Ra" oleh penyanyi Grey D, adalah salah satu elemen kunci yang telah membantu landmark ini mendapatkan kembali minat yang kuat dan menjadi titik fokus pencarian online.

Lebih dari sekadar tempat foto yang indah, Terowongan Kereta Api menawarkan pengalaman emosional yang unik bagi para pengunjung. Vu Tran Khanh Linh, seorang turis dari Hanoi, berbagi: “Perasaan saat melangkah ke sini seperti memasuki dunia magis film Ghibli. Saya sangat terharu mendengarkan penduduk setempat menceritakan anekdot sejarah yang terkait dengan bangunan ini.”
Interaksi antara nilai sejarah yang telah lama ada dan jangkauan media sosial telah membawa perspektif baru pada reruntuhan berusia berabad-abad. Namun, di samping kegembiraan penemuan, popularitas mendadak ini juga meningkatkan kebutuhan akan pelestarian dan perlindungan keindahan alami situs tersebut.
Meskipun letaknya jauh dari pusat Da Lat dan aksesnya agak sulit, bagi mereka yang menyukai keindahan nostalgia dan ingin menemukan perspektif berbeda tentang Da Lat, ini jelas merupakan perjalanan yang berharga untuk merasakan jiwa dari bangunan bersejarah yang bernapas di jantung hutan yang luas.
Sumber: https://baolamdong.vn/cham-vao-ve-dep-dien-anh-o-duong-ham-hoa-xa-da-lat-443521.html







Komentar (0)