Produk-produk dari Koperasi Pertanian dan Farmasi NaDo menggunakan bahan baku alami.

Sejalan dengan tren konsumen berkelanjutan.

Dari tanaman yang tumbuh alami di perbukitan dan pegunungan, yang nilai ekonominya sebagian besar diabaikan, tanaman serai liar, yang juga dikenal secara lokal sebagai "serai hutan," kini telah menjadi bahan baku utama bagi Koperasi NaDo untuk mengembangkan berbagai produk pertanian dan perawatan rumah tangga yang sesuai dengan tren konsumen modern. Serai liar adalah tanaman dengan minyak esensial alami yang memiliki aroma khas, mengandung kadar sitral yang tinggi, yang memiliki sifat antibakteri, penghilang bau, pengusir serangga, dan menenangkan.

Menyadari potensi besar dari sumber daya lokal dan sekitarnya yang melimpah, Koperasi NaDo telah berinvestasi dalam penelitian, ekstraksi minyak atsiri, dan pengembangan produk vegan, meminimalkan bahan kimia industri dan menargetkan pelanggan yang peduli terhadap kesehatan dan lingkungan. Koperasi ini juga telah berinvestasi dalam sistem mesin yang lengkap untuk distilasi minyak atsiri, pencampuran, dan pengemasan produk. Dari bahan baku termasuk daun, buah, dan batang tanaman *Moringa oleifera*, melalui berbagai tahap pengolahan, produk dengan aroma alami pun tercipta. Saat ini, koperasi memproduksi dan menjual sekitar 10 lini produk yang berbeda, seperti minyak atsiri *Moringa oleifera*, sampo herbal, minyak atsiri aromaterapi, pengusir nyamuk, pembersih lantai alami, dan berbagai produk pertanian lainnya. Benang merah di antara produk-produk ini adalah fokus mereka pada standar "hijau, bersih, dan aman", yang selaras dengan tren konsumsi berkelanjutan.

Ibu Tran Thi Thu Hang, Direktur Koperasi NaDo, mengatakan bahwa sejak awal berdirinya, koperasi ini telah secara jelas menetapkan arah pengembangannya sebagai membangun merek dari produk-produk yang berasal dari alam. “Sesuai dengan motto koperasi, produk harus ramah lingkungan, bersih, dan bersahabat dengan alam. Kami ingin menghadirkan produk yang aman bagi kesehatan konsumen, sekaligus memanfaatkan bahan baku yang mudah didapat di daerah setempat dan sekitarnya secara efektif,” ujar Ibu Hang.

Menargetkan pasar pariwisata dan ekspor.

Selain menjual kepada pelanggan individu, Koperasi NaDo juga menargetkan hotel, homestay, resor, dan wisatawan. Ini adalah kelompok pelanggan potensial yang besar karena industri pariwisata semakin memprioritaskan produk-produk alami dan bermanfaat bagi kesehatan. Selain pasar domestik, koperasi ini juga telah mulai menerima pesanan ekspor. Produk-produk tersebut telah menerima umpan balik positif dari pelanggan berkat aroma alaminya, standar keamanan yang tinggi, dan kemasan yang semakin profesional.

Untuk memenuhi tuntutan pasar yang semakin tinggi, koperasi telah berfokus pada standardisasi proses produksinya menuju modernisasi. Mesin dan sistem pabrik telah diinvestasikan secara komprehensif untuk memastikan kualitas yang konsisten untuk setiap produk. Secara khusus, semua produk koperasi saat ini memiliki sertifikasi ISO 9001:2015 dan Hala Vietnam, yang mempermudah akses ke pasar utama, terutama pasar yang memprioritaskan standar ramah lingkungan dan aman.

Selain meningkatkan kualitas, koperasi ini juga berinvestasi dalam kemasan dan desain modern yang mudah diakses oleh konsumen muda. Saluran penjualan online dan platform media sosial juga dipromosikan untuk memperluas pasar konsumen. Tidak hanya menciptakan produk ramah lingkungan, model koperasi NaDo juga berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja bagi pekerja lokal di wilayah pegunungan. Saat ini, koperasi tersebut memiliki 5 anggota resmi dan banyak pekerja musiman dari daerah setempat.

Bapak Nguyen Van Hung, Ketua Aliansi Koperasi Kota, menilai: Model pengembangan Koperasi NaDo sejalan dengan tren ekonomi hijau saat ini. Mengikuti tren konsumen modern, masyarakat semakin tertarik pada produk-produk yang berasal dari bahan alami, aman bagi kesehatan, dan ramah lingkungan.

Menurut Bapak Nguyen Van Hung, Aliansi Koperasi Kota telah mendampingi Koperasi NaDo melalui berbagai kegiatan dukungan seperti konsultasi untuk meningkatkan proses produksi, menghubungkan dan mempromosikan perdagangan, mendukung promosi produk, dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas manajemen dan transformasi digital. Selain itu, Aliansi Koperasi Kota juga telah mendukung koperasi dalam membangun mereknya dan menstandarisasi produknya untuk memenuhi tuntutan pasar yang semakin tinggi.

Teks dan foto: Thao Vy

Sumber: https://huengaynay.vn/kinh-te/nong-nghiep-nong-thon/huong-di-xanh-tu-cay-mang-tang-165971.html