Ia bekerja untuk Oxalis, sebuah merek ternama dengan program wisata petualangan yang menarik banyak wisatawan domestik dan mancanegara. Pada tahun 2010, Gua Son Doong dinobatkan sebagai gua terbesar di dunia , sekaligus menjadi titik awal Duong bekerja sebagai porter (membawa perlengkapan untuk tim peneliti dan pembuat film).
Pria 9X itu menyadari bahwa ia memiliki kecintaan terhadap alam, terutama pemandangan indah di kampung halamannya, tetapi untuk mencari nafkah, ia harus meninggalkan rumah untuk bekerja. Namun, setiap kenangan akan gunung dan hutan, serta hasrat untuk menjelajahi gua-gua indah, masih melekat di benak Duong. Pada tahun 2015, ketika ia mendengar bahwa Oxalis sedang membuka rekrutmen, ia segera kembali untuk bergabung dengan tentara.
Hampir 3 tahun belajar di Saigon College of Tourism telah membekali Thai Duong (kiri) dengan banyak aset berharga dengan perubahan positif dalam pekerjaan dan kehidupan.
Berkat kecintaannya pada pekerjaan, Duong perlahan-lahan mengalami kemajuan dalam pekerjaannya. Namun, ia tahu bahwa ia dapat meninggalkan kesan yang mendalam jika memiliki lebih banyak pengetahuan. Keberuntungan berpihak padanya ketika ia dan 11 porter serta asisten keselamatan tur eksplorasi gua diberi kesempatan oleh perusahaan untuk belajar di Sekolah Tinggi Pariwisata Saigon.
Berinvestasi dalam pengetahuan masyarakat lokal merupakan cara berkelanjutan untuk mengembangkan pariwisata, tidak hanya di Quang Binh tetapi juga dalam perjalanan untuk mempercantik citra pariwisata Vietnam.
Karena lama tidak membaca buku, Duong mengalami banyak kesulitan belajar di hari-hari pertama sekolah. Namun, ia tidak patah semangat. Para guru sabar dan berdedikasi; teman-teman sekelasnya masih muda, dinamis, dan antusias, membantu Duong lebih bersemangat belajar. Perusahaan dan keluarga mendorong dan menciptakan kondisi bagi Duong untuk berprestasi. "Saya beruntung menerima banyak dukungan, jadi saya tidak pernah berpikir untuk menyerah," kata Duong. Tiga tahun belajar dengan segala upaya telah membuahkan hasil yang manis. Baru-baru ini, Duong dan 11 rekannya resmi lulus.
Bapak Ho Thai Duong (kedua dari kiri) dan teman-temannya berfoto kenang-kenangan bersama Dewan Direksi Saigon College of Tourism dan perwakilan perusahaan Oxalis.
Duong dengan penuh emosi berkata: "Dari menjadi porter hingga memegang sertifikat pemandu wisata internasional, bagi saya itu adalah perjalanan yang bermakna." Pengetahuan profesional, keterampilan profesional, semangat pelayanan... menjadi fondasi yang kokoh baginya untuk lebih percaya diri saat mendampingi wisatawan dari seluruh dunia. Menurutnya, tidak ada kata terlambat untuk belajar dan memahami lebih lanjut tentang profesi ini. "Selain semangat dan pengalaman, pelatihan yang tepat membantu setiap orang untuk menjadi lebih baik dan berkontribusi lebih berharga bagi tanah air mereka," tegas Duong.
Sumber: https://nld.com.vn/chang-duong-y-nghia-196250823202045571.htm
Komentar (0)