![]() |
Posisi pelatih Rosenior tidak lagi aman. |
Menurut Sky Sports , optimisme awal seputar pengambilalihan peran manajerial Chelsea oleh Liam Rosenior dengan cepat memudar. Hasil yang tidak konsisten dari tim di Liga Premier menyebabkan pertanyaan internal di dalam klub tentang kemampuan manajer asal Inggris tersebut, meskipun kontrak jangka panjangnya berlaku hingga 2032.
Saat ini, tim London tersebut tertinggal dalam persaingan memperebutkan posisi teratas di liga dan juga menghadapi banyak kesulitan dalam kompetisi kontinental. Hal ini memaksa para pemilik untuk diam-diam mempertimbangkan kemungkinan mengganti manajer sekali lagi, hanya beberapa bulan setelah Rosenior mengambil alih kursi pelatih dari Enzo Maresca.
Banyak sumber menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pendapat di dalam klub mengenai masa depan Rosenior. Beberapa tokoh berpengaruh percaya bahwa ia bahkan mungkin tidak akan berada di posisinya saat musim baru dimulai.
Tekanan juga meningkat dari para penggemar, yang semakin lelah dengan pergantian manajer yang terus-menerus dalam beberapa tahun terakhir. Kekhawatiran terbesar bagi kepemimpinan klub adalah Chelsea belum menetapkan gaya bermain yang jelas dan terus-menerus kehilangan poin melawan pesaing langsung dalam perebutan kualifikasi Liga Champions.
Pertandingan mendatang bisa menjadi ujian menentukan bagi masa depan Rosenior. Chelsea sedang mempersiapkan leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA melawan Paris Saint-Germain, di mana mereka harus menemukan cara untuk membalikkan kekalahan telak 2-5 di leg pertama.
Selain itu, ada serangkaian pertandingan Liga Premier yang menantang melawan pesaing langsung untuk posisi empat besar. Hasil pertandingan ini dapat menentukan apakah Rosenior tetap berada di posisinya atau Chelsea terus mengejutkan dengan pergantian manajer lainnya.
Sumber: https://znews.vn/chelsea-tinh-sa-thai-hlv-post1635470.html







Komentar (0)