
Beroperasi di Bursa Saham New York, AS. Foto: THX
Sementara S&P 500 ditutup pada rekor tertinggi baru, didorong oleh saham-saham teknologi, Dow Jones jatuh karena penurunan tajam pada saham-saham asuransi kesehatan . Pada saat yang sama, dolar AS jatuh ke level terendah terhadap euro dalam lebih dari empat tahun.
Pada penutupan perdagangan tanggal 27 Januari, indeks S&P 500 naik 0,41%, mencapai rekor tertinggi 6.978,60 poin, menandai rekor tertinggi keempat berturut-turut di tahun 2026. Nasdaq juga naik 0,91%, menjadi 23.817,10 poin, didorong oleh ekspektasi laporan pendapatan dari raksasa teknologi seperti Meta, Microsoft, dan Tesla.
Namun, Dow Jones Industrial Average justru berlawanan dengan tren tersebut, turun lebih dari 400 poin, atau 0,83%, menjadi 49.003,41 poin. Alasan utamanya adalah anjloknya saham perusahaan asuransi kesehatan setelah pemerintah AS mengusulkan kenaikan premi Medicare yang lebih kecil dari perkiraan.
Di pasar valuta asing, dolar AS mengalami penurunan paling tajam dalam lebih dari sebulan. Euro melampaui angka $1,20/euro untuk pertama kalinya sejak tahun 2021.
Mengenai kebijakan moneter, pasar hampir yakin bahwa Federal Reserve AS (Fed) akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan yang berakhir pada 28 Januari. Para ahli dari JPMorgan percaya bahwa ini adalah waktu yang tepat bagi Fed untuk menghentikan sementara tindakan kebijakan pelonggarannya guna menilai lebih cermat kesehatan pasar tenaga kerja AS, setelah tiga kali penurunan suku bunga berturut-turut.
Yang perlu diperhatikan, indeks kepercayaan konsumen AS secara tak terduga turun ke level terendah sejak 2014, karena tekanan inflasi dan kenaikan biaya hidup. Namun, pasar saham tetap tangguh berkat hasil pendapatan perusahaan yang positif. Di antara perusahaan-perusahaan S&P 500 yang merilis laporan pendapatan triwulanan terbaru mereka, hampir 80% melampaui ekspektasi analis.
Di Eropa, sebagian besar bursa saham ditutup lebih tinggi pada tanggal 27 Januari, kecuali Bursa Saham Frankfurt. Di Bursa Saham London, indeks FTSE 100 naik 0,6% menjadi 10.207,8 poin, sementara indeks DAX di bursa Frankfurt sedikit turun sebesar 0,2% menjadi 24.894,44 poin.
Pasar regional Asia naik terutama karena ekspektasi terhadap pendapatan sektor teknologi AS, dengan saham Korea Selatan dan Hong Kong memimpin kenaikan di tengah kekhawatiran tentang tarif.
Sumber: https://vtv.vn/chi-so-sp-500-lap-ky-luc-moi-100260128084907011.htm






Komentar (0)