
Titik fokus di bagian bawah tabel.
Fokus perhatian di putaran penultimate musim ini tertuju pada bagian bawah klasemen, di mana pertarungan menghindari degradasi sangat ketat. Empat tim di posisi terbawah, menempati posisi 11 hingga 14, dengan cemas menunggu untuk bertahan dari degradasi: Hoang Anh Gia Lai (23 poin), Becamex Ho Chi Minh City (21 poin), SHB Da Nang (20 poin), dan PVF-CAND (18 poin).
Sementara SHB Da Nang bermain tandang melawan Hong Linh Ha Tinh, PVF-CAND bermain kandang melawan Hai Phong. Dua tim di atas mereka di klasemen, Becamex Ho Chi Minh City dan Hoang Anh Gia Lai, masing-masing bermain tandang melawan Hanoi Police dan menjamu Hanoi di kandang.
Tujuan SHB Da Nang di putaran ini adalah mengamankan tiga poin melawan Hong Linh Ha Tinh untuk memperbaiki posisi mereka dan mengendalikan nasib mereka sendiri dalam perebutan zona degradasi langsung sebelum pertandingan terakhir. Ini seharusnya bukan tugas yang terlalu sulit jika para pemain asuhan Pelatih Le Duc Tuan menunjukkan tekad dan performa tinggi yang sama seperti di putaran-putaran sebelumnya.
Hong Linh Ha Tinh berada di posisi aman, menduduki peringkat ke-8 klasemen dengan 28 poin. Skuad mereka tidak jauh lebih kuat dari SHB Da Nang. Selain itu, tanpa target penting yang harus dikejar dalam dua pertandingan terakhir musim ini, pelatih Phan Nhu Thuat kemungkinan akan memberikan kesempatan kepada pemain yang minim waktu bermain sejak awal musim.
Saat ini, Becamex Ho Chi Minh City dan Hoang Anh Gia Lai merasakan tekanan dari tim-tim di belakang mereka. Becamex Ho Chi Minh City diprediksi akan menghadapi banyak kesulitan saat bermain tandang di Stadion Hang Day melawan Hanoi Police. Tim polisi dianggap lebih unggul dalam hal kekuatan dan performa. Pada hari mereka menerima trofi juara, kemenangan adalah tujuan utama Pelatih Polking dan timnya untuk menggandakan kegembiraan mereka.
SHB Da Nang juga berharap hasil yang menguntungkan dari pertandingan antara Hanoi dan Hoang Anh Gia Lai. Tim ibu kota ini mengincar kemenangan untuk memperebutkan posisi kedua, sehingga Hoang Anh Gia Lai diperkirakan akan menghadapi pertandingan yang sulit di babak ini.
Pelatih kepala SHB Da Nang, Le Duc Tuan, percaya bahwa dua putaran terakhir adalah final musim ini. Dibandingkan dengan rival mereka dalam perebutan menghindari degradasi, SHB Da Nang memiliki jadwal yang lebih mudah karena mereka tidak menghadapi tim-tim papan atas. Namun, setiap pertandingan dan setiap lawan merupakan tantangan besar, yang membutuhkan tekad dan upaya terbaik dari tim.
Persiapkan dengan matang.
SHB Da Nang sedang mempersiapkan diri dengan cermat untuk pertandingan tandang mereka melawan Hong Linh Ha Tinh. Selain fokus pada aspek teknis, pelatih Le Duc Tuan juga meningkatkan kebugaran fisik para pemainnya untuk memastikan mereka dapat bertanding dengan intensitas tinggi. Tim juga tiba lebih awal untuk membiasakan diri dengan kondisi lapangan di stadion Ha Tinh.
Untuk menang, mencetak gol adalah salah satu tugas utama SHB Da Nang. Tanda positifnya adalah para pemain kunci berada dalam kondisi fisik yang baik dan siap bermain. Mengingat pentingnya pertandingan ini, yang tidak berbeda dengan final, Pelatih Le Duc Tuan kemungkinan akan mempertahankan susunan pemain yang ia percayai di babak-babak sebelumnya, termasuk: Van Toan, Hong Phuc, Ngoc Hai, Phi Long, Van Son, Duy Thang, Phi Hoang, Brandon Lopez, Minh Quang, Henen David, dan Makaric.
Di antara para pemain yang disebutkan, Makaric tetap menjadi harapan terbesar. Gol-golnya dalam lima pertandingan berturut-turut telah membantu mengurangi tekanan baik pada pemain asing tersebut maupun tim secara keseluruhan. Tantangan bagi Pelatih Le Duc Tuan sekarang adalah membangun tim pendukung yang kuat untuk membantu Makaric memaksimalkan kekuatannya. Keterampilan dan fleksibilitas Lopez di lini tengah, bersama dengan kemampuan menggiring bola Henen David, juga diharapkan akan bersinar dalam pertandingan ini.
Mencetak gol sangat penting, tetapi SHB Da Nang tidak boleh lengah dalam bertahan. Pelajaran dari leg pertama di Stadion Chi Lang tetap ada, di mana SHB Da Nang mendominasi pertandingan tetapi gagal mencetak gol, akhirnya kalah dengan selisih tipis di menit ke-90. Hong Linh Ha Tinh tidak lagi memiliki tujuan yang ingin dicapai, tetapi dukungan dari penonton tuan rumah dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk bermain sebaik mungkin.
Sepanjang musim, mereka berjuang untuk menghindari degradasi, dan putaran kedua terakhir menjadi titik balik bagi SHB Da Nang untuk menerjemahkan upaya mereka di lapangan menjadi keuntungan di klasemen. Semoga tim di Stadion Chi Lang akan bermain sesuai dengan semangat yang disampaikan oleh pelatih Le Duc Tuan: "Seluruh tim akan bermain dengan mentalitas pertandingan terakhir untuk melakukan comeback di akhir musim."
Sumber: https://baodanang.vn/cho-doi-shb-da-nang-nguoc-dong-3338629.html









Komentar (0)