Pada sore hari tanggal 25 Februari, yang merupakan hari ke-9 bulan pertama kalender lunar Vietnam, banyak wisatawan Vietnam yang berlibur di Dubai berbondong-bondong ke pasar emas terkenal untuk "mencari keberuntungan" sebelum Hari Dewa Kekayaan. "Saya dengar Dubai sedang berada di puncak musim wisata, tetapi saya tidak melihat satu pun wisatawan sepanjang hari. Ternyata semua orang bergegas ke pasar emas untuk berbelanja," kata Bich Phuong, 27 tahun, seorang wisatawan Vietnam.
Terletak di distrik Deira, Pasar Emas (Gold Souk) didirikan pada tahun 1940-an oleh pedagang India dan Iran. Pasar ini membentang sekitar 1 km dan memiliki lebih dari 500 kios yang berjejer rapat, yang khusus menjual emas, berlian, dan batu mulia lainnya.



Pintu masuk ke Gold Souk di Deira, Dubai – destinasi belanja populer yang menarik banyak wisatawan internasional. Tepat di pintu masuk, wisatawan berbaris untuk berfoto di samping cincin emas raksasa, Najmat Taiba.
FOTO: LE NAM
Menurut perkiraan pelaku bisnis, sekitar 10 ton emas dipajang di sini setiap saat. Mulai dari kalung, gelang, dan cincin kawin hingga set perhiasan mewah yang dihiasi berlian, zamrud, dan rubi, semuanya dipajang dengan rapi di dalam etalase kaca yang berkilauan, memukau banyak pengunjung.
Gold Souk bukan hanya tujuan belanja, tetapi juga simbol kemakmuran Dubai. Sekadar berjalan-jalan di sekitar area tersebut memungkinkan pengunjung untuk merasakan kemewahan yang terkait dengan kota ini.

Para wisatawan berhenti di depan etalase perhiasan emas 18K, 22K, dan 24K di sebuah toko di pasar.
FOTO: LE NAM
Salah satu alasan emas di Dubai menarik wisatawan internasional adalah kebijakan pajaknya yang menguntungkan. Namun, Mahmoud Ali Said Hawchar, seorang pemandu wisata lokal, mengatakan: "Toko-toko ramai bukan karena harga yang lebih rendah, tetapi yang terpenting karena desain dan keahliannya. Tempat-tempat dengan pengrajin perhiasan yang terampil, desain yang indah, dan yang selalu mengikuti tren selalu menarik banyak pembeli."


Bulan Februari memiliki cuaca yang sejuk dan menyenangkan, dianggap sebagai waktu paling nyaman sepanjang tahun, itulah sebabnya Dubai menjadi tujuan wisata yang sangat populer.
FOTO: LE NAM
Di pintu masuk pasar, cincin emas raksasa Najmat Taiba, yang pernah diakui sebagai Rekor Dunia Guinness, menarik banyak wisatawan yang berhenti untuk mengagumi dan mengambil foto. Dengan desainnya yang rumit dan banyaknya batu permata, cincin ini telah menjadi tempat foto yang wajib dikunjungi saat mengunjungi Pasar Emas.


Suasana ramai aktivitas jual beli memenuhi toko-toko emas pada siang hari tanggal 25 Februari.
FOTO: LE NAM

Daftar harga emas berdasarkan tingkat kemurnian (14K, 18K, 21K) di sebuah toko di Dubai.
FOTO: LE NAM
Banyak wisatawan mengunjungi Dubai tetapi tetap saja membeli oleh-oleh kecil. Bagi banyak orang Vietnam, membeli cincin atau kalung selama perjalanan ke Dubai juga menandakan keberuntungan untuk tahun baru, meskipun mereka berada ribuan kilometer jauhnya dari rumah.
Berapa banyak emas yang diperbolehkan dibawa pulang oleh warga negara Vietnam?
Menurut peraturan yang berlaku saat ini, tidak ada batasan jumlah pembelian dan penjualan emas di Dubai. Namun, saat memasuki Vietnam, penumpang perlu memperhatikan: Emas (perhiasan, kerajinan tangan, batangan, ingot) di bawah 300 gram dapat dibawa tanpa deklarasi bea cukai; dari 300 gram hingga di bawah 1 kg harus dideklarasikan pada formulir deklarasi bagasi; lebih dari 1 kg harus dideklarasikan kepada bea cukai dan jumlah berlebih harus dikirim ke gudang bea cukai atau izin harus diperoleh sesuai peraturan. Yang penting, individu tidak diperbolehkan membawa batangan emas atau emas mentah saat memasuki atau keluar dari negara tersebut.
Berikut beberapa gambar wisatawan yang sibuk berbelanja di "ibu kota emas" Timur Tengah:

Para turis berpose untuk foto di depan toko perhiasan dengan layar tampilan yang menampilkan gambar model yang mengenakan perhiasan emas yang memukau.
FOTO: LE NAM

Perhiasan emas berukuran besar bergaya Timur Tengah dipajang dengan mencolok di dalam etalase kaca.
FOTO: LE NAM

Di dalam toko, para karyawan memeriksa, menimbang, dan memberi saran kepada pelanggan mengenai produk-produk yang dijual pada sore hari tanggal 25 Februari.
FOTO: LE NAM


Rasakan pengalaman menggunakan mesin pencetak koin peringatan "Gold Souq" langsung di pasar.
FOTO: LE NAM

Dengan daya tariknya yang unik sebagai "ibu kota emas" Timur Tengah, Pasar Emas terus menjadi tempat yang wajib dikunjungi dalam perjalanan eksplorasi Dubai bagi wisatawan internasional, termasuk semakin banyak warga Vietnam.
FOTO: LE NAM
Sumber: https://thanhnien.vn/cho-vang-dubai-tap-nap-khach-du-lich-185260226100837034.htm






Komentar (0)