Festival Adu Kerbau Hai Phong adalah salah satu warisan budaya yang menjadi ciri khas wilayah pesisir Hai Phong. Ini adalah kegiatan budaya yang telah berlangsung lama dengan banyak acara menarik.
Ini bukan sekadar festival biasa; ini adalah perayaan yang terkait dengan pemujaan dewa air dan adat pengorbanan. Festival ini bertujuan untuk menampilkan semangat bela diri masyarakat daerah pesisir. Jangan lewatkan festival unik ini, dan bergabunglah dengan penulis Hoanghai
dalam menjelajahinya melalui album foto "Pertarungan Kerbau Do Son". Koleksi foto ini dikirimkan oleh penulis ke
Kontes Foto dan Video Bahagia Vietnam, yang diselenggarakan oleh
Kementerian Informasi dan Komunikasi .

Untuk memastikan kelancaran Festival Adu Kerbau Hai Phong, warga yang tinggal di pantai Do Son harus mempersiapkan acara tersebut selama lebih dari delapan bulan. Menurut pengalaman penduduk setempat, hal terpenting adalah menemukan dan memelihara kerbau dengan hati-hati.

Kerbau yang dipilih haruslah jantan, kuat, dan mampu menahan pukulan dengan baik. Kerbau yang baik biasanya memiliki kulit berwarna perunggu, bulu melengkung, rahang hitam, empat pusaran di punggungnya, dan bulu tebal dan kaku untuk melindunginya dari matahari. Tanduknya hitam seperti ebony, melengkung ke atas seperti dua busur. Terutama, kerbau dengan punggung yang lebih tebal dan rata, dada lebar, dan leher panjang dan bulat dianggap yang terbaik.

Kerbau yang terpilih digiring ke arena oleh banyak orang. Sebelum setiap pertandingan, kerbau diberi makan dengan baik dan dipersiapkan dengan cermat agar berada dalam kondisi terbaik. Festival ini menampilkan partisipasi dari banyak organisasi dan kerbau mereka. Para pengunjung sering mengamati kerbau dan memprediksi juaranya.

Pertarungan kerbau selalu menjadi bagian yang paling ditunggu-tunggu dari festival ini. Di luar arena, suasananya selalu meriah dan ramai dengan sorak-sorai dan teriakan penyemangat. Di dalam arena, pertempuran antara kerbau-kerbau petarung selalu menegangkan, dramatis, dan memikat. Setiap kerbau membawa semangat bertarungnya sendiri untuk menang, yang membuat festival ini semakin semarak.


Festival adu kerbau Hai Phong selalu menarik banyak perhatian dan dikenal luas oleh banyak orang. Banyak pengunjung terkesan dengan suasana yang meriah dan hidup. Penduduk setempat mempersiapkan festival ini dengan sangat teliti dan cermat. Setiap pemilik kerbau dengan hati-hati memilih kerbau yang kuat untuk memastikan kemenangan dalam festival tersebut.

Festival Adu Kerbau Do Son, juga dikenal sebagai adu banteng, adalah adat kuno, festival tradisional para nelayan di daerah pesisir Do Son, Hai Phong; festival ini berlangsung pada hari ke-9 bulan ke-8 kalender lunar setiap tahun. Festival ini diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional Vietnam pada tahun 2013. Koleksi foto ini menangkap suasana festival dan momen-momen dramatis dan mengesankan dari pertandingan tersebut.
Vietnam.vn
Komentar (0)