
Pada 22 Agustus, Universitas Nasional Hanoi dan CT Group menandatangani perjanjian kerja sama strategis dengan tujuan menguasai teknologi cip semikonduktor. Dalam acara tersebut, diselenggarakan lokakarya ilmiah bertema "Memastikan keamanan dan otonomi teknologi manufaktur cip Vietnam dalam proses transformasi digital nasional".

Berbicara di acara tersebut, Ketua CT Group, Tran Kim Chung, memberikan contoh yang menekankan urgensi independensi dan otonomi dalam sains dan teknologi. Baru-baru ini, Badan Siber Tiongkok menanyai Nvidia tentang kekhawatirannya terhadap chip H20 yang mengandung pintu belakang dan kemampuan pemantauan jarak jauh. Nvidia juga telah berulang kali menghadapi pertanyaan tentang chip yang dilengkapi perangkat pelacak. Tiongkok juga telah menyingkirkan chip Barat dari pembangkit listrik tenaga air utamanya. Dunia juga menghadapi ancaman baru di bidang keamanan: malware yang beroperasi di tingkat CPU, yang berarti malware tersebut dapat bersembunyi jauh di dalam perangkat keras dan menerobos sebagian besar solusi keamanan.

Di pihak AS, mereka juga telah melarang penggunaan cip buatan Tiongkok pada peralatan militer. Australia juga telah melarang komponen cip Tiongkok pada jaringan pemerintah.
"Saat ini, tidak ada kemerdekaan yang benar-benar merdeka jika masih bergantung pada teknologi. Vietnam sedang dalam proses transformasi digital yang sangat kuat, dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, transformasi digital yang sangat cepat dan kuat ini juga memunculkan masalah baru," ujar Ketua CT Group.
Bapak Tran Kim Chung melanjutkan: kita telah menyelesaikan poros pertama transformasi digital, yaitu warga negara, dan sedang memulai dengan poros kedua, yaitu organisasi, dan poros ketiga, kanal ketiga, dan kanal terakhir, yaitu transformasi digital di lapangan, dekat antariksa, dan berlapis-lapis. Dengan demikian, pada poros ketiga, jumlah data jauh lebih besar dan jumlah perangkat keras yang terlibat bahkan lebih besar lagi. Namun, saat ini kita menggunakan chip yang sepenuhnya asing. Ini berarti gangguan dapat terjadi kapan saja. Data nasional juga dapat hilang. Tidak ada inisiatif dalam situasi darurat juga dapat terjadi.

CT Group meyakini bahwa dalam menghadapi masalah ini, diperlukan visi yang lebih tinggi. Pertama, penguasaan teknologi inti mulai dari desain, produksi, hingga komersialisasi cip semikonduktor perlu dilakukan. Kedua, penciptaan produk-produk buatan Vietnam perlu dilakukan untuk melayani masyarakat, pertahanan, dan keamanan nasional, serta bersaing secara setara di pasar global.

Dan yang terpenting, kita perlu membangun industri semikonduktor yang mandiri, kuat, dan berdaya saing, yang meletakkan fondasi bagi teknologi tinggi, dan meletakkan fondasi bagi otonomi nasional. Hanya dengan demikian, Vietnam dapat benar-benar menjadi pusat semikonduktor baru di Asia Tenggara, yang melayani negara dan dunia.
Ketua CT Group menekankan bahwa untuk melaksanakan isu-isu tersebut, diperlukan aliansi strategis antara Negara, sekolah, dan dunia usaha, sebuah model "tiga rumah".
Pada acara tersebut, Wakil Presiden Universitas Nasional Hanoi, Associate Professor Dr. Pham Bao Son, mengatakan bahwa kerja sama dengan CT Group merupakan tonggak strategis, mewujudkan semangat "Mendampingi - Menciptakan - Mengembangkan" dalam menghubungkan sekolah dengan dunia usaha, ilmu pengetahuan dengan praktik, riset dengan produksi, dan pelatihan dengan pasar tenaga kerja berkualitas tinggi.

Universitas Nasional Hanoi dan CT Group akan bekerja sama dalam pelatihan sumber daya manusia berkualitas tinggi, penelitian dan transfer teknologi, serta mendampingi pelaksanaan proyek penelitian terapan, terutama di bidang semikonduktor, drone, AI, kota pintar, dan energi bersih.
Kedua belah pihak akan mendirikan laboratorium dan pusat inovasi bersama sehingga penelitian dan gagasan dari mahasiswa dan ilmuwan dapat menjadi produk dan layanan berharga yang sangat sesuai dengan kebutuhan pasar.
Sumber: https://vietnamnet.vn/chu-tich-ct-group-khong-co-nen-doc-lap-thuc-su-neu-le-thuoc-vao-cong-nghe-2435347.html
Komentar (0)