Sekolah serahkan sampah plastik setelah dikumpulkan dan diklasifikasikan - Foto: HNK
Mulai tahun 2024, Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (sekarang Departemen Pertanian dan Lingkungan Hidup) telah memandu pelaksanaan pengklasifikasian sampah padat domestik di sumbernya dan pengumpulan sampah yang dapat didaur ulang di 166 fasilitas prasekolah dan pendidikan dasar di distrik Vinh Linh, Gio Linh, Cam Lo, dan kota Dong Ha.
Hingga saat ini, di 166 lembaga pendidikan yang disebutkan di atas, kegiatan pengklasifikasian sampah rumah tangga telah dilakukan secara rutin, dan sampah daur ulang (termasuk kotak kertas yang mengandung komponen plastik seperti karton susu, karton jus, dll.) telah dipindahkan secara berkala ke unit pengumpulan. Menurut statistik, pada bulan November dan Desember 2024, sekitar 6 ton sampah daur ulang telah dikumpulkan dan dipindahkan, termasuk hampir 3 ton karton susu. Pada kuartal pertama tahun 2025 saja, sekitar 8,3 ton sampah daur ulang telah dikumpulkan dan dipindahkan, termasuk sekitar 5,7 ton karton susu.
Menurut rencana tahun 2025, Departemen Pertanian dan Lingkungan Hidup akan mengembangkan rencana untuk memperluas kegiatan pengklasifikasian sampah padat domestik dan pengumpulan sampah daur ulang di sekolah-sekolah di distrik Hai Lang, Trieu Phong, Dakrong, Huong Hoa dan kota Quang Tri dengan total 139 lembaga pendidikan pada tingkat prasekolah dan dasar.
Sehubungan dengan hal tersebut, Dinas Pertanian dan Lingkungan Hidup menyelenggarakan pelatihan tentang klasifikasi sampah rumah tangga dan pengumpulan sampah daur ulang di sekolah untuk mensosialisasikan ketentuan Undang-Undang Perlindungan Lingkungan Hidup 2020 tentang klasifikasi sampah rumah tangga di sumbernya. Pelatihan ini membahas teknik klasifikasi sampah rumah tangga sesuai dengan instruksi Kementerian Lingkungan Hidup. Pelatihan juga membahas instruksi tentang cara pengumpulan dan pemindahan sampah daur ulang di sekolah. Pelatihan juga membahas pertukaran dan penyusunan perjanjian tertulis tentang penerimaan sampah daur ulang antara sekolah dan unit pengumpulan. Selain itu, Dinas Pertanian dan Lingkungan Hidup juga menyediakan 3 tong sampah HDPE 120 liter untuk setiap fasilitas penyimpanan sampah setelah pengklasifikasian.
Melalui sesi pelatihan, siswa akan memahami inti Undang-Undang Perlindungan Lingkungan Hidup Tahun 2020, khususnya Pasal 75 terkait klasifikasi dan pengelolaan sampah, sehingga berkontribusi pada pengurangan jumlah sampah yang diolah melalui TPA atau insinerasi. Meningkatkan daur ulang dan penggunaan kembali sampah plastik di sekolah; menciptakan sumber dan menggalang dana untuk kegiatan sekolah dengan memindahkan sampah daur ulang ke unit pengumpulan.
Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab peserta didik dan guru dalam kegiatan pelestarian lingkungan hidup pada umumnya, dan menjaga lingkungan hidup bersih pada khususnya; memanfaatkan sampah secara rasional, ekonomis, serta membatasi timbulan sampah dari lingkungan belajar ke kehidupan sehari-hari; meningkatkan peran serta peserta didik dan sekolah dalam kegiatan pengumpulan dan daur ulang sampah; menciptakan lingkungan belajar yang hijau, bersih, indah, aman, dan beradab.
Khususnya, meningkatkan laju pengumpulan dan daur ulang sampah, berkontribusi dalam mendukung daerah dalam menerapkan konten perlindungan lingkungan dalam kriteria pembangunan pedesaan baru pada periode 2021-2025, komponen kriteria 7.2 dan 7.7 dari kriteria lingkungan dalam kriteria nasional yang ditetapkan untuk distrik pedesaan baru pada periode 2021-2025.
Melalui siswa untuk meningkatkan kesadaran keluarga dan kerabat untuk melaksanakan kriteria 7.2 dengan tujuan meningkatkan proporsi rumah tangga yang mengklasifikasikan sampah padat di sumbernya (≥40%); melaksanakan kriteria 7.7 secara langsung dan proporsi sampah plastik yang dihasilkan di area tersebut yang dikumpulkan, digunakan kembali, didaur ulang, dan diolah sesuai (≥50%).
Era Baru
Sumber: https://baoquangtri.vn/chu-trong-phan-loai-chat-thai-ran-tai-cac-co-so-giao-duc-194620.htm
Komentar (0)