
Layar yang menampilkan indeks pasar saham di Tokyo, Jepang, pada 12 September 2025. (Sumber foto: Kyodo/VNA)
Indeks MSCI Asia- Pasifik (tidak termasuk Jepang) naik 1,2%. Di Asia, selama sesi pagi pada tanggal 5 Januari, indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 2,82%, mencapai 51.759,1 poin, mendekati rekor tertinggi sepanjang masa yang dicapai dua bulan lalu. Reli ini didukung oleh data yang menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur di Jepang stabil pada Desember 2025, mengakhiri penurunan selama lima bulan berturut-turut.
Demikian pula, indeks saham Kospi Korea Selatan dan pasar saham Taiwan (China) sama-sama melonjak lebih dari 2%, mencetak rekor tertinggi baru.
Berbeda dengan sentimen bullish regional secara umum, pasar Tiongkok tampak lebih lesu. Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong hanya naik tipis 0,31%, menjadi 26.419,85 poin. Kenaikannya terhambat oleh saham-saham energi, yang telah jatuh hingga 3,1% karena kekhawatiran tentang prospek perusahaan minyak dan gas di Tiongkok daratan. Indeks Komposit Shanghai di Bursa Efek Shanghai naik 0,89%, mencapai 4.004,1 poin.
Di Australia, indeks S&P/ASX naik 0,11%, menjadi 9.465 poin.
Perhatian global terfokus pada perkembangan geopolitik yang terjadi selama akhir pekan lalu, terutama penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh AS. Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa ia akan menempatkan Venezuela di bawah kendali sementara AS.
Menurut Neil Shearing, kepala ekonom di Capital Economics, perkembangan terbaru di negara Amerika Selatan tersebut kemungkinan tidak akan berdampak signifikan pada ekonomi global dalam jangka pendek, tetapi dampak politik dan geopolitiknya bisa sangat luas.
Di pasar valuta asing, indeks dolar AS mempertahankan momentum kenaikannya untuk hari kelima berturut-turut, mencapai 98,55 poin. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun sedikit berfluktuasi di sekitar 4,187%. Sementara itu, emas terus bersinar, naik 1% menjadi $4.371,29 per ons. Di pasar mata uang kripto, Bitcoin naik tipis 0,2% menjadi $91.452, sedangkan Ether tetap stabil di $3.141.
Kalangan keuangan kini memusatkan perhatian mereka pada rilis data ekonomi penting dari AS dan beberapa negara besar lainnya yang dijadwalkan minggu ini, untuk mencari petunjuk lebih lanjut tentang kesehatan ekonomi global di tahun baru yang penuh gejolak.
Sumber: https://baotintuc.vn/thi-truong-tien-te/chung-khoan-nhat-ban-tien-sat-muc-dinh-lich-su-20260105102140894.htm






Komentar (0)