Saat ini, VN-Index berfluktuasi di sekitar 1.860 poin, didukung oleh berita positif berkat peta jalan untuk peningkatan status dari pasar negara berkembang menjadi pasar negara berkembang sekunder sesuai standar FTSE Russell. Setelah saham Vietnam secara resmi ditingkatkan statusnya, dana investasi pasar negara berkembang akan mulai menyalurkan dana dan membeli saham.

Saham akan berfungsi sebagai saluran aliran modal ke dalam perekonomian , mengurangi tekanan ketergantungan pada kredit perbankan.
Namun, dalam konteks saat ini, investor asing menciptakan tekanan psikologis yang signifikan dengan melakukan penjualan besar-besaran di pasar saham Vietnam. Tren ini telah berlanjut selama beberapa tahun. Sejak awal tahun 2016 saja, investor asing telah menjual lebih dari 60 triliun VND secara bersih, memberikan tekanan yang cukup besar pada VN-Index, terutama mengingat arus modal domestik yang relatif lemah. Pada kenyataannya, dari perspektif pasar saham, pengumuman peningkatan peringkat tersebut telah tercermin dalam harga saham sebelumnya, sehingga hal itu tidak lagi menjadi kejutan besar.
Prospek pasar saham Vietnam akan lebih positif karena, mulai sekarang hingga September 2026, investor asing akan menghentikan penjualan bersih atau menyeimbangkan posisi mereka dan kemudian kembali ke pembelian bersih, sehingga meningkatkan kepercayaan investor. Pada saat itu, dana investasi pasar negara berkembang akan menyalurkan dana dengan arus modal jangka panjang dan stabil, yang berpotensi meningkatkan valuasi saham Vietnam dibandingkan dengan situasi saat ini.
Peningkatan peringkat ke FTSE Russell juga dapat menjadi batu loncatan bagi saham-saham Vietnam untuk dipertimbangkan masuk ke indeks yang lebih tinggi di masa mendatang, seperti MSCI. Hal ini akan menyebabkan aliran modal yang jauh lebih besar, sehingga mendukung pasar saham Vietnam, mengurangi tekanan pada nilai tukar USD/VND, dan menciptakan sumber modal jangka menengah dan panjang yang lebih stabil bagi perekonomian.
Sekuritas akan berfungsi sebagai saluran aliran modal ke dalam perekonomian, mengurangi tekanan ketergantungan pada kredit bank. Perekonomian Vietnam saat ini masih sangat bergantung pada kredit. Jika bisnis dapat mengumpulkan modal melalui pasar saham atau obligasi, struktur aliran modal akan lebih terdiversifikasi dan berkelanjutan.
Agar pasar saham Vietnam dapat secara efektif mendukung dan mendorong saluran kredit perbankan, dibutuhkan lebih banyak produk berkualitas. Saat ini, jumlah saham yang benar-benar memenuhi kriteria dana asing masih terbatas; beberapa saham bagus sudah mencapai batas kepemilikan asing (room). Pasar juga membutuhkan lebih banyak saham dari perusahaan di bidang-bidang yang sedang berkembang seperti kecerdasan buatan (AI), semikonduktor, dan teknologi tinggi. Pasar saham Vietnam masih kekurangan perusahaan-perusahaan kuat yang mewakili sektor-sektor ini. Ini juga sebagian menjadi alasan mengapa modal asing belum memberikan pengembalian yang kuat dalam beberapa waktu terakhir.
Pasar saham Vietnam juga perlu mendiversifikasi produk keuangannya, seperti penjualan pendek (short selling), perdagangan T0, dan dana pensiun, untuk meningkatkan kedalaman pasar dan menyediakan lebih banyak alat bagi investor asing untuk mendiversifikasi portofolio mereka. Perusahaan-perusahaan yang terdaftar di bursa saham sendiri perlu meningkatkan standar tata kelola, transparansi, terutama dalam pengungkapan informasi dalam bahasa Inggris, dan memastikan keadilan bagi investor asing. Sistem perdagangan pasar saham juga perlu terus ditingkatkan untuk memenuhi likuiditas yang lebih besar di masa mendatang.
Sumber: https://nld.com.vn/chung-khoan-tiep-suc-tin-dung-ngan-hang-196260528220509956.htm









Komentar (0)