Di sebuah sekolah yang mayoritas siswanya adalah anak-anak buruh miskin dan minoritas etnis Chau Ro, persiapan untuk Tet (Tahun Baru Imlek) dimulai sangat awal. Sekitar sebulan sebelum Tet, sekolah meluncurkan kampanye "Celengan" di seluruh sekolah. Dari sumbangan tersebut, 50 paket hadiah diberikan kepada siswa kurang mampu.

Hadiah yang dikirimkan kepada siswa kurang mampu tersebut disumbangkan melalui kampanye "Menabung Celengan".

Bagi siswa dari latar belakang yang sangat kurang beruntung, sekolah memberikan dukungan tambahan mulai dari 500.000 VND hingga 1.000.000 VND per siswa, untuk membantu keluarga mereka memiliki kondisi yang lebih baik dalam merayakan Tet (Tahun Baru Imlek).
Nguyen Anh Kiet, seorang siswa di Sekolah Menengah Ly Thuong Kiet di komune Xuan Son, Kota Ho Chi Minh , dengan penuh emosi menceritakan bahwa keluarganya menghadapi banyak kesulitan karena ayahnya tidak dapat bekerja dan ibunya tinggal di rumah untuk mengurus keluarga. Ia merasa sangat bahagia dan bersyukur menerima kunjungan dan dukungan dari para gurunya.

Hadiah yang dikirimkan kepada keluarga Nguyen Anh Kiet berasal dari lubuk hati yang hangat dari para guru dan siswa Sekolah Menengah Ly Thuong Kiet.
Di sekolah yang sama, Huynh Thi Ngoc Trang bercerita bahwa ibunya bekerja di bidang pertanian untuk mendukung pendidikan dirinya dan saudara perempuannya. Hadiah dan dukungan finansial selama Tet (Tahun Baru Imlek) merupakan sumber semangat yang besar, membantunya belajar giat agar tidak mengecewakan guru dan keluarganya.

Keadaan sulit yang mereka alami juga menjadi motivasi bagi kedua saudari itu, Trang dan saudara perempuannya, untuk terus berjuang.

Upacara pemberian hadiah yang mengharukan di rumah Huynh Thi Ngoc Trang.
Di Sekolah Dasar Thang Nhat di Kelurahan Rach Dua, Kota Ho Chi Minh, seluruh dana lebih dari 70 juta VND yang terkumpul dari "Pameran Makanan " dan "Stan Gratis" digunakan untuk memberikan lebih dari 100 hadiah kepada siswa kurang mampu.
Nguyen Thanh Sang, seorang siswa di sekolah tersebut, mengatakan bahwa ia tinggal bersama ibu dan neneknya, ibunya sakit parah, dan ayahnya meninggal dunia lebih awal. Menerima permen, beras, dan bantuan keuangan membuat keluarganya sangat bahagia. Ia berjanji akan belajar giat untuk membalas kebaikan para guru.

Sang dan neneknya terharu menerima hadiah dan perhatian tulus dari sekolah menjelang Tahun Baru Imlek.
Di tengah suasana ramai menjelang Tet (Tahun Baru Imlek), upaya bersama sekolah dan masyarakat telah berkontribusi untuk menghadirkan musim semi yang lebih hangat bagi siswa dari latar belakang kurang mampu.

Hadiah-hadiah ini tidak hanya membantu anak-anak memiliki Tahun Baru Imlek yang lebih bermakna, tetapi juga menanamkan dalam diri mereka keyakinan yang lebih besar terhadap masa depan.
Silakan saksikan HTV News pukul 8 malam dan Program Dunia 24 Jam pukul 8:30 malam setiap hari di HTV9.
Sumber: https://htv.vn/chung-tay-mang-tet-am-den-hoc-sinh-ngheo-222260215103338342.htm











Komentar (0)