• Bac Lieu mengidentifikasi sains dan teknologi serta transformasi digital sebagai bidang-bidang yang menjadi terobosan.
  • Sekretaris Jenderal To Lam: Tahun 2026 harus menjadi tahun aksi dan terobosan dalam pengembangan ilmu pengetahuan , teknologi, inovasi, dan transformasi digital.
  • Organisasi partai harus memimpin transformasi digital.

Beralih dari "manual" ke teknologi

Sebelumnya, dokumen kertas dan proses manual hampir menjadi "standar" dalam menangani prosedur administrasi. Kini, dengan komitmen yang kuat terhadap reformasi, Ca Mau sedang membangun sistem administrasi digital yang transparan, efisien, dan mempermudah akses ke layanan publik bagi warga dan bisnis.

Bapak Pham Thong Nhat, Wakil Direktur Dinas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Provinsi Ca Mau, berkomentar: "Transformasi digital bukan hanya alat, tetapi juga fondasi bagi setiap pejabat, pelaku bisnis, dan warga negara untuk meningkatkan efisiensi kerja dan kualitas hidup."

Pengalaman di tahun 2025 menunjukkan bahwa transisi ini telah menghasilkan hasil yang jelas. Pusat-pusat layanan administrasi publik dari tingkat provinsi hingga 64 kecamatan dan desa beroperasi secara stabil. Lebih dari 99% permohonan diproses tepat waktu atau lebih cepat dari jadwal (99,99% di tingkat provinsi dan 99,67% di tingkat kecamatan). Tingkat permohonan daring mencapai 84,28%, dan pembayaran daring mencapai 91,96%, membantu warga dan pelaku usaha menghemat waktu, biaya, dan mengurangi prosedur yang rumit.

Bapak Huu Minh Duc (Dusun Bao Nhan, Komune Ho Thi Ky) berbagi: “Saya hanya membutuhkan beberapa menit di kantor komune untuk menyelesaikan prosedur administrasi. Saya merasa bahwa transformasi digital bukan lagi konsep asing, tetapi sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari saya.”