Salah satu kebun durian milik Koperasi Pertanian Hijau Krong Pac. Di sini, setiap pohon durian diberi nomor urut yang berbeda.
Menurut perwakilan koperasi, metode ini mempermudah pemantauan hama dan penyakit, serta hasil panen dan kualitas setiap tanaman.
Alat pengukur nutrisi ditempatkan di kebun. Sensor ditanam jauh di dalam tanah dan setiap 12 jam melaporkan suhu, kadar nutrisi, kelembapan, dan pH tanah ke ponsel pintar.

Bapak Tran Van Thang, Ketua Dewan Direksi Koperasi Pertanian Hijau Krong Pac, Komune Krong Pac, Provinsi Dak Lak , mengatakan: "Berdasarkan indikator pada mesin ini, kami melakukan pemupukan sesuai kebutuhan. Misalnya, keluarga saya biasanya memupuk satu tanaman dengan 2 kg nitrogen. Tetapi dengan alat ini, kami hanya perlu menggunakan 1 kg atau setengah kg. Saat memproduksi suatu produk, tanggung jawab kepada konsumen adalah yang utama, tetapi yang terpenting adalah diri kita sendiri dan orang-orang yang bekerja untuk kita."
Dengan menerapkan transformasi digital, seluruh pengelolaan pertanian besar diringkas ke dalam sebuah ponsel pintar. Di perkebunan buah naga berdaging merah seluas 10 hektar miliknya di provinsi Phu Tho , Bapak Nguyen Dac Thanh telah memasang stasiun pemantauan dan peramalan iklim dengan radius jangkauan 5 kilometer tepat di kebunnya.
Sistem irigasi dan pemupukan dipasang secara sinkron dan beroperasi sepenuhnya secara otomatis berdasarkan sensor. Dikombinasikan dengan sistem pemantauan dan peramalan iklim yang canggih, tanaman menerima perawatan yang paling akurat dan tepat waktu.
Menurut perhitungan beberapa koperasi dan pertanian, penerapan teknologi digital di bidang pertanian akan membantu mengurangi biaya input sekitar 25-30%.
Oleh karena itu, transformasi digital merupakan solusi penting untuk mengoptimalkan sumber daya: mengurangi pemborosan, memangkas biaya operasional; meminimalkan risiko dan merespons perubahan pasar dan iklim dengan lebih cepat; meningkatkan daya saing, sekaligus menyediakan produk berkualitas tinggi kepada konsumen.
Sumber: https://vtv.vn/chuyen-doi-so-nong-nghiep-giup-giam-chi-phi-dau-vao-100260520091544411.htm








Komentar (0)