Jalan Le Phuoc Tho (Kelurahan Long Tuyen, Kota Can Tho ) baru-baru ini digunakan tetapi telah menjadi "titik rawan" pembuangan sampah ilegal. Banyak lahan kosong, bahkan tepat di permukaan jalan, telah menjadi tempat pembuangan sampah rumah tangga dan puing-puing konstruksi, yang merusak estetika perkotaan dan kebersihan lingkungan. Baru-baru ini, Komite Rakyat Kelurahan Long Tuyen memasang sistem kamera pengawasan di sepanjang jalan, dan hanya dalam beberapa hari setelah diaktifkan, kamera tersebut merekam pelanggaran. Secara spesifik, pada sore hari tanggal 21 Juni, seseorang yang mengendarai truk secara diam-diam membuang sampah rumah tangga di pinggir jalan. Berdasarkan rekaman yang diperoleh, pihak berwenang memverifikasi dan memproses kasus tersebut. Selain denda sebesar 3,5 juta VND, individu tersebut juga diharuskan untuk mengumpulkan semua sampah dan mengembalikan area tersebut ke keadaan semula.
Ini bukan kasus terisolasi. Sebelumnya, di lingkungan My Xuyen, seorang pria yang membuang hampir 800 kg sampah di lahan kosong didenda dengan jumlah yang sama dan dipaksa untuk membersihkan semua sampah tersebut. Bahkan sebelumnya, pada Januari 2026, lingkungan Tan An juga menangani 8 pelanggaran lingkungan berkat sistem kamera pengawasan di "titik rawan".
Jelas sekali, kamera pengawasan telah terbukti sangat efektif. Gambar yang jelas tentang orang, kendaraan, dan aktivitas telah menjadi bukti kuat untuk menangani pelanggaran lalu lintas.
Selama bertahun-tahun, pembuangan sampah sembarangan telah menjadi salah satu masalah paling menantang dalam perlindungan lingkungan perkotaan. Banyak jalan, lahan kosong, gang, dan area tepi sungai telah menjadi tempat pembuangan sampah dadakan, dan bahkan setelah dibersihkan, masalah ini sering terulang kembali. Banyak orang tahu itu salah tetapi tetap melakukannya, memanfaatkan kegelapan, area sepi, atau berpikir "tidak ada yang akan melihat" untuk membuang sampah secara diam-diam. Oleh karena itu, "denda di tempat" berdasarkan rekaman kamera dianggap sebagai solusi efektif yang harus diterapkan secara luas. Hanya beberapa kasus yang dihukum secara tegas akan memiliki efek jera yang jauh lebih kuat daripada sekadar pengingat atau kampanye kesadaran publik.
Namun, ada gang-gang kecil, lahan kosong, daerah pinggiran kota, atau tempat-tempat yang jarang penduduknya yang dapat dianggap sebagai "titik buta" bagi kamera untuk menangkap gambar. Hal ini karena tidak cukup sumber daya untuk memasang jaringan kamera yang komprehensif untuk memantau perilaku masyarakat. Dengan kata lain, kamera dapat mendeteksi pelanggaran, tetapi tidak dapat menggantikan hati nurani manusia.
Kota yang beradab tidak dapat dipertahankan hanya dengan kamera atau surat tilang pelanggaran lalu lintas. Yang terpenting, setiap warga negara perlu menyadari pentingnya menjaga lingkungan tetap bersih dan indah, dengan menganggapnya sebagai aset bersama komunitas. Bukan berarti kita harus menunggu kamera merekam sebelum berperilaku baik!
Oleh karena itu, selain "mata yang mengawasi" dari teknologi, "mata masyarakat" juga sangat penting. Ketika setiap warga bersedia mengingatkan, melaporkan, atau memberikan informasi kepada pihak berwenang tentang pembuangan sampah ilegal, jaringan pengawasan akan diperluas. Saat ini, banyak daerah memiliki saluran untuk menerima laporan melalui aplikasi, media sosial, atau saluran telepon khusus. Jika diimplementasikan secara efektif, hampir di setiap tempat akan ada seseorang yang melakukan pengawasan. Terlebih lagi, tekanan dari masyarakat terkadang dapat memiliki efek jera yang lebih besar daripada sanksi administratif, karena tidak ada yang ingin dianggap sebagai orang yang kurang kesadaran.
Melindungi lingkungan bukan hanya tanggung jawab lembaga pemerintah, dan bukan pula tanggung jawab satu individu saja. Jangan menunggu sampai tertangkap kamera dan menerima denda dari pihak berwenang untuk menyadari tindakan Anda. Selalu waspada, berhati-hati, dan bertanggung jawablah terhadap lingkungan tempat tinggal Anda. Ini tidak harus menjadi masalah besar; sekadar membuang sampah dengan benar dan di tempat yang ditentukan berkontribusi dalam membangun kota yang cerah, hijau, bersih, dan indah – kota yang layak huni bagi kita semua.
Teks dan foto: DANG HUYNH
Sumber: https://baocantho.com.vn/chuyen-phat-nguoi-and-y-thuc-nong--a208544.html










