Dalam sebuah wawancara dengan Ouest-France , Ibu Lamari secara jujur mengakui bahwa musim Caen saat ini "belum memenuhi harapan." Ini adalah pernyataan langka dari keluarga Mbappe sejak mengambil alih klub.
Setelah 28 putaran di Championnat National (divisi ketiga sepak bola Prancis), Caen hanya berada di posisi kedelapan dengan 36 poin. Mereka tertinggal 20 poin dari pemimpin klasemen Dijon FCO dan praktis telah mengucapkan selamat tinggal pada persaingan promosi. Ini adalah kenyataan pahit bagi tim yang bertujuan untuk kembali ke Ligue 2 setelah terdegradasi musim lalu.
Ibu Lamari tidak menyembunyikan kekecewaannya, tetapi tetap optimis. Ibu Mbappe menekankan bahwa ia senang menang, tetapi semuanya perlu dibangun selangkah demi selangkah. Menurutnya, proyek ini membutuhkan lebih banyak waktu untuk menghasilkan hasil yang lebih jelas.
Ia juga menyatakan kepercayaannya pada Gael Clichy, yang telah ditunjuk untuk memimpin tim pada akhir tahun 2025, menggantikan Maxime d'Ornano. Mantan bek Arsenal itu dianggap membawa nilai-nilai positif seperti etos kerja, usaha, dan unsur kemanusiaan yang kuat. Menurutnya, perubahan tersebut terlihat jelas dalam latihan, sementara dampaknya dalam pertandingan akan membutuhkan lebih banyak waktu.
Mbappe menjadi pemilik Caen pada musim panas 2024 melalui dana Coalition Capital. Ia bahkan mengunjungi klub tersebut secara langsung pada awal 2025, tetapi hanya beberapa minggu kemudian, tim tersebut terdegradasi ke divisi ketiga untuk pertama kalinya sejak 1984.
Pada suatu waktu, Mbappe dikritik karena menunjukkan sedikit minat pada tim tersebut.
Sumber: https://znews.vn/clb-do-mbappe-so-huu-tan-mong-thang-hang-post1644854.html







Komentar (0)