Saat berpartisipasi dalam lalu lintas, pengemudi kendaraan harus sadar diri dan mematuhi peraturan lalu lintas secara ketat, untuk memastikan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Pemilik dan pengemudi kendaraan bertanggung jawab secara hukum untuk memastikan keselamatan kendaraan mereka di jalan umum.
Pengemudi wajib mengemudi di sisi kanan jalan searah dengan arah perjalanan, tetap berada di lajur yang benar dan bagian jalan yang ditentukan, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
Saat mengemudikan kendaraan mundur, pengemudi harus mematuhi aturan mundur dan memastikan keselamatan selama proses tersebut.
Memundurkan kendaraan di dalam terowongan jalan merupakan pelanggaran hukum lalu lintas. (Foto: Xuan Tien)
Oleh karena itu, Pasal 16 Undang-Undang Lalu Lintas Jalan Raya tahun 2008 menetapkan prinsip-prinsip untuk memundurkan kendaraan sebagai berikut:
“ 1. Saat mundur, pengemudi harus memperhatikan bagian belakang, memberikan sinyal yang diperlukan, dan hanya mundur jika aman untuk melakukannya.”
2. Mundur dilarang di area yang dilarang berhenti, di penyeberangan pejalan kaki, di persimpangan, di perlintasan sebidang dengan kereta api, di tempat yang jarak pandangnya terhalang, di terowongan jalan, dan di jalan raya .
Oleh karena itu, menurut Pasal 16 Undang-Undang Lalu Lintas Jalan Raya tahun 2008, undang-undang secara tegas melarang pengemudi untuk mundur di dalam terowongan jalan.
Pengemudi yang memundurkan kendaraannya di terowongan jalan dianggap melanggar peraturan lalu lintas dan akan dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 46/2016/ND-CP, khususnya sebagai berikut: Denda sebesar 800.000 VND hingga 1.200.000 VND akan dikenakan kepada pengemudi mobil dan kendaraan sejenis yang melanggar aturan memundurkan kendaraan di terowongan jalan. Denda sebesar 800.000 VND hingga 1.000.000 VND akan dikenakan kepada pengemudi traktor dan kendaraan khusus yang melanggar aturan memundurkan kendaraan di terowongan jalan.
Sumber: https://vtcnews.vn/co-duoc-lui-xe-trong-ham-di-bo-ar873462.html







Komentar (0)