Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Apakah masih ada yang ingat Berbatov?

Ada striker yang dikenang bukan hanya karena gol-golnya, tetapi juga karena gaya bermainnya. Dimitar Berbatov adalah salah satunya.

ZNewsZNews04/09/2025

Berbatov sebelumnya bermain untuk Manchester United.

Mantan striker Bulgaria, yang pernah mendominasi Liga Primer dengan gaya elegan dan keahliannya, kini berusia 44 tahun. Namun kisah Berbatov tidak berakhir ketika ia meninggalkan lapangan – kisahnya berlanjut dengan aspirasi lain: mengubah wajah sepak bola di tanah airnya.

Seorang pria sejati di lapangan sepak bola.

Di benak para penggemar sepak bola Inggris, Berbatov adalah simbol ketenangan dan efisiensi. Ia memenangkan Sepatu Emas Liga Premier saat bermain untuk Manchester United, setelah tahun-tahun yang mengesankan bersama Tottenham.

Berbatov sebelumnya meniti karier di Bayer Leverkusen, di mana ia sempat bermain bersama Landon Donovan. Setelah Liga Primer Inggris, striker Bulgaria ini memulai petualangan di Monaco sebelum mengakhiri kariernya di PAOK. Di mana pun ia bermain, ia meninggalkan citra seorang "gentleman" di lapangan: tidak mencolok, tidak secepat kilat, tetapi memiliki kemampuan mengolah bola yang mampu mengubah hal-hal sederhana menjadi sebuah karya seni.

Selain itu, prestasi Berbatov di Eropa semakin kokoh ketika ia mencetak gol melawan Real Madrid dan Barcelona di Liga Champions. Bersama tim nasional Bulgaria, ia sejajar dengan legenda Hristo Bonev, keduanya memegang rekor mencetak 48 gol.

Perbedaannya adalah Berbatov hanya membutuhkan 78 pertandingan untuk mencapai angka tersebut, hampir 20 pertandingan lebih sedikit daripada Bonev. Ia berpartisipasi di Euro 2004, sekali menghadapi Spanyol, tetapi gagal mencetak gol. Meskipun demikian, bagi rakyat Bulgaria, Berbatov akan selamanya tetap menjadi ikon penyerang terhebat di generasinya.

Berbatov anh 1

Setelah pensiun dari bermain, Berbatov memasuki dunia politik sepak bola.

Meskipun Berbatov dikenal karena sikapnya yang tenang di lapangan, ia menunjukkan tekad yang kuat di luar lapangan. Setelah pensiun, mantan striker Manchester United ini tidak memilih karier kepelatihan seperti banyak rekan-rekannya, melainkan memulai perjalanan yang lebih menantang: membangun kembali sepak bola Bulgaria dari nol.

Berbatov dua kali mencalonkan diri sebagai presiden Federasi Sepak Bola Bulgaria (BFU). Pada tahun 2021, ia kalah tipis dari presiden petahana Borislav Mihaylov – 230 suara berbanding 241. Dua tahun kemudian, pada tahun 2023, ia mencoba lagi tetapi dikalahkan oleh Georgi Ivanov dengan 181 suara, 54 suara lebih sedikit daripada lawannya.

Jika melihat dua kegagalannya, orang mungkin mengatakan Berbatov belum berhasil dalam politik sepak bola. Tetapi jika Anda membaca proposalnya dengan saksama, Anda akan mengerti bahwa ia memilih jalan yang sulit: mengubah secara fundamental sistem konservatif.

Platform pemilihan Berbatov berfokus pada pengembangan pemain, peningkatan keterampilan kepelatihan, dan peningkatan infrastruktur. Ini bukanlah janji kosong, melainkan penilaian jujur ​​​​tentang keadaan sepak bola Bulgaria saat ini – olahraga dengan sejarah yang membanggakan yang kini berjuang di peringkat bawah sepak bola Eropa.

Berbatov anh 2

Berbatov adalah salah satu dari sedikit pemain yang belum pernah terlibat dalam skandal apa pun.

Keinginan untuk berubah

Di samping itu, Berbatov terus bekerja keras dengan "Yayasan Dimitar Berbatov," di mana ia mendukung pengembangan anak-anak dan remaja Bulgaria. Yayasan ini tidak hanya mendorong sepak bola tetapi juga meluas ke banyak bidang kreatif dan artistik, menegaskan filosofi bahwa tim sepak bola yang kuat membutuhkan generasi muda yang berwawasan luas dan percaya diri. Ia juga berkolaborasi dengan panti asuhan, membantu anak-anak kurang mampu memiliki kesempatan untuk berkembang melalui olahraga dan pendidikan .

Dibandingkan dengan kariernya yang cemerlang di lapangan, perjalanan Berbatov setelah pensiun dari lapangan jauh lebih keras dan kurang glamor. Namun, hal itu mencerminkan semangat seorang pria yang menolak untuk puas dengan hal-hal biasa-biasa saja.

Berbatov, yang pernah membuat para penggemar Old Trafford gembira dengan hat-trick melawan Liverpool, kini ingin menghidupkan kembali sepak bola tanah airnya. Terlepas dari kekalahan pemilu yang dialaminya, ia tetap yakin bahwa sepak bola Bulgaria dapat berubah, asalkan ada orang-orang yang berani berpikir dan berani bertindak.

Di dunia sepak bola modern, di mana banyak mantan bintang memilih peran sebagai komentator atau pelatih, Berbatov menunjukkan jalan yang berbeda: politik sepak bola, pengembangan komunitas, dan mendukung generasi muda. Mungkin perjalanan itu akan panjang dan berat, tetapi itu sepadan bagi para penggemar Bulgaria untuk bangga bahwa Dimitar Berbatov – sang striker yang pernah mendapatkan rasa hormat dari seluruh Liga Primer – masih berjuang, bukan hanya dengan gol, tetapi dengan keinginan untuk perubahan.

Sumber: https://znews.vn/con-ai-nho-berbatov-post1582370.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kakak

Kakak

Warna hijau Pu Luong

Warna hijau Pu Luong

keluar

keluar