
Menciptakan ekosistem pariwisata profesional.
Platform data pariwisata nasional diperkenalkan pada lokakarya "Menghubungkan Data, Membentuk Masa Depan Pariwisata", yang diselenggarakan oleh Asosiasi Data Nasional dan Administrasi Pariwisata Nasional Vietnam bekerja sama dengan Sun Group dan Visa. Berbeda dengan aplikasi pariwisata mandiri, Visit Vietnam diposisikan sebagai platform e-commerce pariwisata nasional, sekaligus berfungsi sebagai infrastruktur data bersama bagi lembaga pengelola, bisnis, dan daerah.

Inti dari sistem ini adalah peta data pariwisata waktu nyata, yang mencerminkan kepadatan pengunjung, kapasitas daya tampung destinasi, tren perjalanan, dan indikator operasional utama. Berdasarkan hal ini, lembaga pengelola dapat memantau perkembangan pasar secara cermat, mengatur arus pengunjung secara proaktif, membatasi kepadatan lokal, dan meningkatkan efisiensi pengelolaan destinasi.
Dibandingkan dengan metode manajemen yang terutama didasarkan pada laporan agregat setelah periode tertentu, model manajemen berbasis data waktu nyata dianggap sebagai langkah maju yang mendasar. Pendekatan ini membantu meningkatkan kemampuan peramalan dan respons kebijakan terhadap perubahan cepat di pasar pariwisata.
Dalam konferensi tersebut, Kolonel Ha Nam Trung, Wakil Direktur Pusat Data Nasional (Kementerian Keamanan Publik), menyatakan bahwa pembentukan infrastruktur data bersama merupakan prasyarat untuk membangun ekosistem data nasional. Ketika data terhubung dan dibagikan secara efektif, pariwisata dapat menjadi salah satu sektor terdepan dalam memanfaatkan pencapaian transformasi digital. Menurutnya, peluncuran Visit Vietnam membuka fase pembangunan berbasis data, di mana data menjadi dasar operasional dan pengambilan keputusan, bukan hanya sebagai referensi.
Sistem ini dibangun berdasarkan kerangka hukum nasional dan standar data yang dikeluarkan oleh Asosiasi Data Nasional, sehingga menjamin konsistensi, keamanan, dan skalabilitas. Administrasi Pariwisata Nasional Vietnam berperan sebagai koordinator, menghubungkan data dari berbagai daerah dan bisnis.
Tingkatkan pengalaman pengunjung dengan informasi perjalanan yang transparan.
Platform data pariwisata nasional dikembangkan sebagai asisten perjalanan digital untuk para pelancong. Melalui antarmuka terpadu, pengguna dapat mencari informasi destinasi, membuat rencana perjalanan yang dipersonalisasi berdasarkan waktu, anggaran, dan preferensi, serta mengelola seluruh perjalanan mereka. Sistem ini juga menyediakan peringatan secara real-time tentang kepadatan pengunjung, cuaca, atau perubahan di destinasi.

Bapak Nguyen Duc Long, Ketua Komite Pengarah Proyek Visit Vietnam, mengatakan bahwa tim pelaksana telah mempelajari pengalaman dari banyak negara, termasuk platform Visit Korea (Korea Selatan). Hal ini dianggap sebagai model yang berkontribusi dalam mempromosikan destinasi dan meningkatkan pengalaman bagi wisatawan.
Platform ini memprioritaskan verifikasi informasi dan penyedia layanan, memberikan ketenangan pikiran kepada wisatawan saat memilih produk wisata yang telah disertifikasi oleh pihak berwenang. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan transparansi, menciptakan persaingan yang adil bagi bisnis, dan meningkatkan kepercayaan pasar.

Pada tingkat pengolahan data intensif, sistem ini dirancang untuk menghasilkan laporan analisis pasar berdasarkan data waktu nyata, sehingga secara jelas menguraikan tren pariwisata, perilaku pengeluaran, musim, dan karakteristik setiap segmen pelanggan.
Menurut Bapak Dang Minh Truong, Ketua Dewan Direksi Sun Group, pertumbuhan pesat pariwisata Vietnam menuntut kebutuhan mendesak akan sistem data yang terpadu, akurat, dan terus diperbarui untuk meningkatkan kualitas destinasi, mengoptimalkan operasional, dan meningkatkan daya saing.
Visit Vietnam diharapkan menjadi jembatan antara lembaga manajemen, bisnis, dan wisatawan, bertindak sebagai "infrastruktur lunak" untuk membantu mengukur pasar, memahami rencana perjalanan dan kebutuhan, dan dengan demikian mengembangkan produk dan layanan secara efektif dan berkelanjutan.
Menurut Pham Van Thuy, Wakil Direktur Administrasi Pariwisata Nasional Vietnam, ini bukan hanya sistem data, tetapi juga mencerminkan pergeseran pola pikir tentang pengembangan pariwisata. Ketika data menjadi fondasi, industri pariwisata akan memiliki lebih banyak peluang untuk meningkatkan daya saingnya dan lebih efektif menarik segmen pelanggan bernilai tinggi.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/cong-bo-nen-tang-visit-vietnam-danh-rieng-cho-du-lich-post829803.html








Komentar (0)