![]() |
Fitur baru di VNeID memungkinkan pengguna untuk dengan cepat memeriksa validitas kartu identitas mereka melalui kode QR. Foto: Xuan Sang . |
Setelah memperbarui ke versi 2.2.8, VNeID menambahkan fitur baru yang penting: memeriksa validitas kartu identitas melalui kode QR yang tercetak pada kartu.
Sebelumnya, pengguna dapat memindai kode QR pada kartu identitas mereka untuk melihat informasi dasar seperti nama lengkap, nomor identitas pribadi, tanggal lahir, atau alamat. Namun, fitur ini terutama berfungsi untuk membaca data pada kartu dan tidak menunjukkan status validitas dokumen tersebut. Operasi ini dapat dilakukan menggunakan perangkat lunak dengan kemampuan membaca kode QR; penggunaan VNeID tidak wajib. Semua kolom data sudah ditampilkan pada kartu identitas warga negara.
Dengan pembaruan terbaru, VNeID memungkinkan verifikasi cepat apakah kartu identitas masih berlaku. Alih-alih membandingkan kartu secara manual atau menghubungi pihak berwenang untuk verifikasi, warga cukup membuka aplikasi dan memindai kode QR pada kartu untuk memeriksanya.
![]() |
Notifikasi VNeID saat memindai kartu identitas warga negara yang valid. |
Fitur ini sangat berguna dalam banyak situasi yang memerlukan verifikasi dokumen pribadi. Misalnya, sebelum melakukan prosedur administratif seperti pendaftaran tempat tinggal, perpanjangan dokumen, atau verifikasi informasi pribadi, warga dapat secara proaktif memeriksa status kartu mereka untuk menghindari kesalahan selama pemrosesan permohonan mereka.
Di sektor perbankan dan keuangan, verifikasi identitas warga negara merupakan persyaratan wajib untuk banyak layanan seperti pembukaan rekening, otentikasi pelanggan, atau melakukan transaksi bernilai besar. Kemampuan untuk memeriksa validitas secara langsung di VNeID membuat proses ini lebih nyaman.
Selain itu, warga juga sebaiknya memanfaatkan fitur ini jika kartu identitas mereka tergores, kode QR pudar, bengkok, atau mereka menduga sudah waktunya untuk mengganti kartu tersebut. Verifikasi dini memungkinkan penanganan proaktif sebelum kebutuhan untuk menggunakan dokumen tersebut muncul.
Saat menggunakan kartu identitas dan informasi pribadi secara umum, pengguna perlu berhati-hati dalam membagikannya. Kaspersky Lab menyarankan untuk tidak mempublikasikan foto kartu identitas warga di media sosial dan merekomendasikan untuk membatasi pemberian gambar atau salinan dokumen identitas kepada pihak ketiga kecuali benar-benar diperlukan.
Sumber: https://znews.vn/cong-dung-moi-cua-ma-qr-cccd-tren-vneid-post1661192.html










