Pada tanggal 22 Mei, KTT Keamanan Vietnam 2026 resmi berlangsung dengan tema "Melindungi Masa Depan Digital di Dunia Pasca-Kuantum & AI," yang mempertemukan lembaga pengatur, pakar teknologi, dan bisnis keamanan siber dari Vietnam dan internasional.

Acara ini, yang diselenggarakan oleh Asosiasi Keamanan Siber Nasional bekerja sama dengan IEC Group dan organisasi terkait, berlangsung di tengah perubahan besar lanskap keamanan siber global yang disebabkan oleh AI dan komputasi kuantum.

Vietnamsecurity.jpg
Konferensi Tingkat Tinggi Keamanan Vietnam 2026 resmi dibuka dengan tema "Melindungi Masa Depan Digital di Dunia Pasca-Kuantum & AI".

AI telah menjadi "pedang bermata dua" bagi keamanan siber.

Menurut penyelenggara, kecerdasan buatan (AI) memiliki dampak ganda pada bidang keamanan informasi. Di satu sisi, AI membantu bisnis mendeteksi risiko serangan sejak dini, mengotomatiskan operasi, dan mengoptimalkan analisis data.

Namun, sebaliknya, teknologi ini juga dieksploitasi oleh peretas untuk menciptakan serangan phishing, ransomware, dan pemalsuan identitas dengan kecanggihan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Selain itu, perkembangan komputasi kuantum dianggap berpotensi mengganggu standar enkripsi tradisional saat ini, memaksa negara dan bisnis untuk segera mengembangkan strategi pertahanan baru, dan beralih ke era kriptografi pasca-kuantum.

Dalam konteks ini, Vietnam Security Summit 2026 diselenggarakan untuk menciptakan forum yang menghubungkan lembaga pengatur, organisasi, bisnis, dan pakar teknologi untuk membahas strategi perlindungan data, memastikan keamanan infrastruktur digital, dan meningkatkan ketahanan terhadap ancaman keamanan siber di era AI dan pasca-kuantum.

Oleh karena itu, acara ini bertujuan untuk mempromosikan kerja sama, berbagi pengalaman, dan memberikan informasi terkini tentang tren dan solusi keamanan siber tingkat lanjut, serta berkontribusi dalam melindungi ekonomi digital dan membangun kepercayaan digital yang berkelanjutan.

keamanan siber.jpg
Vietnam Security Summit 2026 diselenggarakan untuk menciptakan forum yang menghubungkan lembaga pengatur, organisasi, bisnis, dan pakar teknologi untuk membahas strategi perlindungan data dan memastikan keamanan infrastruktur digital.

Menyatukan banyak pakar terkemuka di bidang keamanan siber dan AI.

Acara puncak adalah sesi pleno bertema "Melindungi Masa Depan Digital di Dunia Pasca-Kuantum & AI".