![]() |
Postecoglou dipecat oleh Tottenham meskipun telah memenangkan Liga Europa bersama tim tersebut. |
Mantan manajer Tottenham Hotspur itu telah ditunjuk untuk bergabung dengan kelompok Pengamat Teknis, sebuah departemen yang bertugas menganalisis tren taktik di liga-liga top Eropa.
Manajer berusia 60 tahun itu memulai pekerjaannya pada awal tahun 2026 dan baru saja tiba di Anfield untuk tugas penting pertamanya. Ia menyaksikan pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions antara Liverpool dan Paris Saint-Germain pada 15 April, di mana tim Anfield tersingkir setelah kalah 0-2.
Dalam laporan ahlinya, Postecoglou berfokus pada bagaimana Liverpool mengatur tekanan mereka dan melakukan transisi antara penjagaan man-to-man dan pertahanan zonal. Ia berpendapat bahwa tim Arne Slot mempertahankan struktur taktis yang jelas meskipun menghadapi kesulitan melawan PSG.
Kedatangan Postecoglou di Anfield langsung memicu banyak diskusi. Sebagian penggemar Liverpool penasaran, karena manajer asal Australia itu berulang kali mengakui memiliki ketertarikan pada klub Merseyside tersebut sejak kecil.
Namun, UEFA menegaskan bahwa perjalanan tersebut murni untuk tujuan profesional. Laporan Postecoglou akan dimasukkan dalam dokumen ringkasan teknis untuk musim 2025/26, untuk membantu para pelatih dan federasi anggota dalam mempelajari tren sepak bola modern.
Saat ini, Postecoglou bekerja sama dengan banyak nama besar seperti Gareth Southgate, Roberto Martinez, dan Ole Gunnar Solskjaer.
Sementara itu, mantan klubnya, Tottenham, berada dalam situasi yang buruk, setelah terpuruk dari klub yang lolos ke Liga Champions menjadi tim Liga Premier yang terancam degradasi. Saat ini, tim tersebut hanya memiliki 31 poin setelah 33 pertandingan dan berada di peringkat ke-18 klasemen.
Sumber: https://znews.vn/cong-viec-cua-hlv-postecoglou-sau-khi-roi-tottenham-post1646651.html










Komentar (0)