Pada malam tanggal 14 Januari, Unit Polisi Lalu Lintas (PC08) Kepolisian Kota Ho Chi Minh mengumumkan bahwa mereka telah berkoordinasi dengan pasukan lain untuk mengejar dan menangkap dua perampok berbahaya.
Menurut informasi awal, pada pukul 00.50 di hari yang sama, petugas jaga Departemen PC08 menerima informasi melalui saluran telepon dari seorang warga tentang perampokan sepeda motor Vespa berwarna putih dan hitam dengan plat nomor 69L1 – 176xx di Taman Teknologi Tinggi di Kota Thu Duc, beserta nomor telepon dua orang yang mengejar para perampok.
Informasi menunjukkan bahwa kedua perampok tersebut sedang melewati Distrik 1 dan Distrik 4.
Segera setelah itu, petugas jaga PC08 melapor ke Pusat Informasi Komando Kepolisian Kota Ho Chi Minh, dan pada saat yang sama memberitahukan unit-unit lain di bawah PC08 untuk berkoordinasi dalam menangkap para perampok.
Pasukan patroli dan pengawasan dari berbagai tim di bawah Departemen PC08, seperti Tim Patroli Pengawal, Tim Polisi Lalu Lintas Ben Thanh, Tim Polisi Lalu Lintas Saigon Selatan, dan Tim Anti Balap Liar, segera bergerak untuk berkoordinasi dengan Tim Polisi Kriminal dan Tim 363 dari Kepolisian Distrik 4. Pasukan ini mengejar kedua perampok tersebut melalui banyak jalan di Distrik 1, 4, 7, dan 8.
Setelah sampai di Jalan Ton That Thuyet, Kelurahan 18, Distrik 4, pasukan pengejar menangkap satu tersangka. Tersangka lainnya, yang secara langsung mencuri sepeda motor tersebut, terus melarikan diri.
Saat dikejar, tersangka bertindak agresif, berulang kali memaksa kendaraan keluar dari jalan, menendang sepeda motor polisi, dan menggunakan helmnya untuk menyerang petugas yang mengejarnya dalam upaya melarikan diri.
Menyadari perilaku sembrono tersangka, Kapten Nguyen Trong Thanh, seorang petugas dari Tim Patroli dan Pengawal, mengeluarkan pistol K59 miliknya dan melepaskan dua tembakan peringatan ke udara untuk menundukkannya. Setelah mengejarnya hingga Jalan Chanh Hung, Kelurahan 4, Distrik 8, polisi lalu lintas mengepung dan menangkap tersangka.
Di kantor polisi, kedua tersangka memperkenalkan diri sebagai Thach Den (35 tahun, dari Tra Vinh) dan Le Van Son (39 tahun, dari Ben Tre). Mereka mengakui telah melakukan perampokan.
Polisi lalu lintas menyerahkan kedua tersangka kepada Kepolisian Distrik 8 untuk melakukan prosedur pemindahan mereka ke Kepolisian Kota Thu Duc untuk penyelidikan dan penanganan lebih lanjut sesuai dengan yurisdiksi mereka.
Polisi juga menyerahkan barang curian, sebuah skuter Vespa, kepada korban, Ibu NTP.
Ibu P. menyatakan bahwa saat bepergian di Taman Teknologi Tinggi (Kota Thu Duc), dekat Jembatan Phu Huu, ia tiba-tiba didekati oleh dua pemuda yang mengendarai sepeda motor yang mengancamnya dan mencuri Vespa miliknya. Setelah kedua tersangka melarikan diri, Ibu P. meminta tumpangan kepada seorang pejalan kaki untuk mengejar mereka, dan sekaligus menghubungi hotline PC08 untuk meminta bantuan.
Bertindak cepat, polisi lalu lintas segera turun tangan, mengejar dan menangkap kedua perampok serta mengembalikan kendaraan kepada Ibu P. Setelah menerima kembali kendaraannya, Ibu P. sangat terharu dan menulis surat terima kasih kepada polisi lalu lintas atas bantuan mereka yang cepat, aktif, dan efektif kepada masyarakat.
Sumber










Komentar (0)