Generasi emas sepak bola Vietnam di bawah pelatih Park Hang-seo menetapkan standar yang sangat tinggi dengan menjuarai Piala AFF 2018 dan dua gelar SEA Games berturut-turut. Pemain seperti Quang Hai, Hoang Duc, dan Tien Linh adalah simbol dari periode kesuksesan besar tersebut.

Khuat Van Khang dan Tran Trung Kien meraih treble Asia Tenggara setelah memenangkan kejuaraan SEA Games ke-33.
Namun, koleksi gelar mereka yang mengesankan masih belum termasuk Kejuaraan Asia Tenggara U23. Dalam turnamen tersebut, tim asuhan Pelatih Park Hang-seo hanya finis di posisi ketiga pada tahun 2019.
Dengan medali emas tim U22 Vietnam di SEA Games ke-33, Khuất Văn Khang dan Trần Trung Kiên berhasil meraih treble pertama dalam sejarah sepak bola Vietnam. Sebelumnya, kedua pemain muda ini telah memenangkan Piala AFF 2024 bersama tim nasional, dan kemudian meraih gelar Kejuaraan Asia Tenggara U23 2025.

Tran Trung Kien (kiri) - Foto: LSM LINH
Dibandingkan dengan para pendahulu mereka, prestasi kedua juara SEA Games 33 ini tidak hanya mengisi kekosongan dalam koleksi gelar regional mereka, tetapi bagi Van Khang dan Trung Kien, ketiga gelar juara mereka masing-masing memiliki karakter yang sangat unik: bukan sesuatu yang mencolok, bukan terkait dengan momen-momen kehebatan individu, melainkan akumulasi gelar yang komprehensif di berbagai tingkatan.
Di wilayah yang terbiasa dengan siklus kesuksesan yang singkat dan pergantian pemain yang konstan, rangkaian gelar yang mengesankan ini memiliki makna yang jauh lebih besar daripada trofi individu. Ini mencerminkan warisan sistematis dan proses pematangan yang berkelanjutan bagi para pemain muda Vietnam.
Selain itu, kemenangan di kejuaraan sepak bola putra SEA Games ke-33 juga menjadikan pelatih Kim Sang-sik sebagai pelatih kepala pertama yang meraih tiga gelar paling bergengsi di kawasan ini.
Secara historis, pelatih Datuk Rajagobal memimpin tim nasional Malaysia meraih kemenangan di SEA Games ke-25 dan Piala AFF 2010, tetapi Kejuaraan Asia Tenggara U23 dibatalkan pada waktu itu.

Khuat Van Khang (kanan) - Foto: LSM LINH
SEA Games ke-33 di Thailand merupakan ujian besar bagi tim U22 Vietnam di bawah asuhan pelatih Kim Sang-sik. Mengalahkan Thailand di Stadion Rajamangala dalam final yang penuh tekanan menunjukkan peningkatan semangat kompetitif para pemain muda ini. Hal ini juga membuktikan upaya sang pelatih asal Korea Selatan dalam mengubah wajah sepak bola Vietnam.
Dapat dikatakan bahwa medali emas ini bukan hanya penghargaan yang pantas untuk sebuah turnamen. Ini adalah penegasan bahwa transisi generasi dalam sepak bola Vietnam sedang menuju ke arah yang benar.
Ketika pemain seperti Van Khang dan Trung Kien mampu keluar dari bayang-bayang generasi emas sebelumnya, mereka akan menetapkan standar baru untuk masa depan.
Sumber: https://nld.com.vn/cu-an-ba-lich-su-cua-van-khang-va-trung-kien-196251219133403027.htm






Komentar (0)