Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Tendangan itu memicu kekacauan di Stadion Etihad.

Serangkaian bentrokan menegangkan di akhir leg kedua pertandingan babak 16 besar Liga Champions antara Manchester City dan Real Madrid mengubah waktu tambahan menjadi pertunjukan kekacauan yang jarang terjadi.

ZNewsZNews18/03/2026

Champions League anh 1

Suasana kacau di waktu tambahan selama pertandingan Man City - Real.

Pada dini hari tanggal 18 Maret, pertandingan di Stadion Etihad tampaknya berakhir dengan damai, tetapi semuanya meledak ketika babak kedua memasuki waktu tambahan. Hanya 3 menit waktu tambahan yang diberikan, tetapi itu sudah cukup untuk meningkatkan ketegangan di luar kendali.

Insiden tersebut bermula dengan pelanggaran brutal Ruben Dias terhadap Arda Guler. Wasit Clement Turpin memutuskan bola telah keluar lapangan, tetapi Arda terus bermain. Pada saat itu, Ruben Dias kehilangan kendali dan melepaskan tendangan keras yang membuat pemain Real Madrid itu terjatuh. Situasi dengan cepat memanas dan memicu reaksi dari kedua belah pihak.

Brahim Diaz adalah yang paling agresif dalam reaksinya. Ia berdebat dengan Rodri terlebih dahulu, kemudian langsung berkonfrontasi dengan Dias. Meskipun pertarungan dilanjutkan, tempo pertarungan dengan cepat terganggu oleh bentrokan yang terus menerus.

Ketegangan semakin meningkat ketika Vinicius Junior disikut oleh Abdukodir Khusanov dan jatuh ke tanah. Insiden tersebut menyebabkan pemain dari kedua tim bentrok, menciptakan suasana kacau.

Sementara itu, Brahim Diaz kembali berselisih dengan Ruben Dias, memaksa bek Manchester City itu meminta wasit untuk meninjau kembali insiden tersebut. Gianluigi Donnarumma juga ikut campur, mendorong Brahim menjauh dari situasi yang memanas dalam upaya meredakan ketegangan, tetapi hal ini justru memperburuk keadaan.

Menyadari situasi semakin tidak terkendali, wasit Turpin memutuskan untuk meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan lebih cepat dari yang direncanakan.

Namun, kontroversi tersebut tidak berakhir saat para pemain meninggalkan lapangan. Erling Haaland mencoba menenangkan Guler, sementara Donnarumma tetap marah, memberi isyarat ke arah Antonio Rudiger. Menit-menit terakhir di Etihad berakhir dengan ketegangan, meninggalkan dampak yang signifikan setelah pertandingan.

Setelah dua leg, Real Madrid menang dengan agregat 5-1 melawan Manchester City, sehingga melaju ke perempat final. Pada leg pertama, Real Madrid menghancurkan tim Inggris tersebut dengan skor 3-0, dan menang 2-1 pada leg kedua.

Manchester United dan kekuatan untuk menentukan persaingan empat besar: Kekalahan 0-1 Chelsea membuka peluang besar bagi Manchester United untuk menentukan nasib mereka sendiri dalam perebutan tempat di Liga Champions musim depan.

Sumber: https://znews.vn/cu-da-cham-ngoi-hon-loan-บน-san-etihad-post1635809.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Peringatan 80 Tahun A

Peringatan 80 Tahun A

Gelombang gunung

Gelombang gunung

A80

A80