Pria berusia 106 tahun itu masih memiliki daya ingat yang tajam dan membaca koran setiap hari.
(Baohatinh.vn) - Di usia 106 tahun, dengan 78 tahun menjadi anggota Partai, Bapak Nguyen Trong Can (desa Phu Dong, komune Loc Ha, provinsi Ha Tinh) tetap jernih pikirannya dan optimis, menjadi pilar spiritual bagi seluruh keluarganya.
Báo Hà Tĩnh•20/02/2026
Lahir pada tahun 1920, Bapak Nguyen Trong Can telah hidup lebih dari seabad, menyaksikan banyak tonggak sejarah tanah air dan negaranya. Pada usia 106 tahun, dengan 78 tahun menjadi anggota Partai, beliau tetap berpikiran tajam, dengan mata yang cerah dan suara yang lambat dan jelas. Beliau bukan hanya kebanggaan keluarga besarnya tetapi juga figur teladan kesetiaan yang teguh, kesederhanaan, dan optimisme dalam kehidupan sehari-hari. Dalam foto: Anak-anak dan cucu-cucunya merayakan ulang tahunnya di rumah pada pagi hari tanggal 4 Tet (Tahun Baru Imlek). Meskipun usianya sudah lanjut, ia tetap menjaga gaya hidup sehat: makan makanan sederhana, tidur tepat waktu, dan selalu menjaga pikiran tetap tenang. Sambil berbagi rahasia hidup bahagia dan sehatnya, ia tersenyum lembut dan berkata, "Saya tidak makan makanan mewah; semuanya pas. Saya selalu menjaga kebiasaan minum air hangat dan memijat tubuh setiap hari agar pembuluh darah saya berfungsi optimal. Memiliki anak-anak yang harmonis dan kehidupan keluarga yang damai membuat saya merasa lebih sehat setiap hari." Selama dua perang perlawanan melawan kolonialisme Prancis dan imperialisme Amerika, ia berpartisipasi dalam angkatan kerja sipil, bertugas di medan perang Laos Hulu dan Tengah, berkontribusi pada pengangkutan makanan dan amunisi, serta memastikan dukungan logistik bagi pasukan. Kontribusi yang gigih dan tanpa pamrih ini diakui oleh Negara dengan Medali Perlawanan Kelas Satu melawan AS, Medali Perlawanan Kelas Satu melawan Prancis, dan Lencana Keanggotaan Partai 78 Tahun. Setelah perdamaian dipulihkan, beliau terus mengabdikan diri untuk pembangunan kembali tanah kelahirannya. Pada tahun 1960-an, beliau menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Rakyat komune Loc Ha, dan selama lebih dari 20 tahun beliau menjadi Kepala Komite Kesejahteraan, mengawasi pekerjaan kesejahteraan sosial di tingkat akar rumput. Pada tahun 1987, beliau pensiun dini tetapi masih dipercaya dan terpilih sebagai Sekretaris cabang Partai desa, terus menjunjung tinggi peran sebagai anggota Partai yang patut dicontoh. Dalam foto: Bapak Nguyen Trong Can berfoto bersama cucunya, Nguyen Van Tuan.
Saat ini ia memiliki empat anak, lima belas cucu, dan 32 cicit. Semua anaknya sukses dan memiliki pekerjaan yang stabil. Anak-anak dan cucu-cucunya berkumpul di sekelilingnya pada hari ulang tahunnya, dengan hormat memberinya amplop berisi uang keberuntungan dan mendoakan kesehatan serta umur panjangnya.
Pada perayaan ulang tahun tersebut, perwakilan daerah dan warga desa juga datang berkunjung dan mengucapkan selamat kepada Bapak Nguyen Trong Can. Diketahui bahwa Bapak Nguyen Trong Can saat ini adalah orang tertua di desa tersebut; beliau adalah orang dengan gaya hidup teladan dan rasa tanggung jawab yang kuat. Bapak Phan Van Loc (Sekretaris Partai dan Kepala Desa Phu Dong) mengatakan: “Bapak Can adalah anggota Partai dengan keanggotaan Partai yang lama di daerah ini, yang merupakan sesuatu yang sangat kami banggakan. Sepanjang hidupnya, beliau selalu hidup sederhana dan teladan, sehingga mendapatkan rasa hormat dari warga desa. Beliau adalah contoh yang cemerlang bagi anak-anak, cucu, dan generasi muda untuk diikuti.”
Meskipun usianya sudah lanjut, ia masih mengingat nama setiap anak dan cucunya, dan dengan ramah menanyakan tentang pekerjaan dan studi mereka.
Setiap hari, ia masih menyempatkan waktu untuk membaca koran, perlahan membalik setiap halaman, mengikuti berita tentang tanah air dan negaranya. Mengingat kembali lebih dari seabad yang lalu, ia tak bisa menyembunyikan emosinya: "Aku telah melewati masa perang, tahun-tahun penuh kesulitan. Sekarang, melihat tanah airku berubah, dengan rumah-rumah yang luas dan jalan-jalan desa yang bersih, aku sangat bahagia. Bisa duduk di sini dan melihat anak-anak dan cucu-cucuku berkumpul bersama adalah kebahagiaan terbesar dalam hidupku."
Bagi cucu-cucunya, ia adalah pilar spiritual seluruh keluarga. Cucu perempuannya, Tran Thanh Nhan, dengan penuh emosi berbagi: “Ia mengajari kami untuk hidup dengan pandangan jauh ke depan dan pertimbangan. Kisah-kisah yang diceritakannya tentang perang perlawanan membuat kami memahami nilai perdamaian saat ini. Kami hanya berharap ia tetap sehat sehingga kami semua dapat berkumpul kembali setiap musim semi.”
Ketika ditanya tentang harapan terbesarnya untuk anak-anak dan cucu-cucunya, Ibu Can berbagi: "Saya hanya berharap anak-anak dan cucu-cucu saya menjalani kehidupan yang layak. Mereka harus tahu bagaimana saling mencintai dan mendukung. Keluarga yang harmonis sangat penting untuk berkah yang abadi."
Di usianya yang sudah lanjut, ia masih mempertahankan gaya hidup sederhana dan pikiran yang tajam, terus menjadi sumber dukungan spiritual bagi anak-anak dan cucu-cucunya, serta contoh yang cemerlang dari cara hidup yang sederhana, bertanggung jawab, dan penuh kasih sayang.
Komentar (0)