![]() |
Chris Richards (dengan kaus merah) mengalami cedera tepat sebelum Piala Dunia 2026. |
Tim nasional AS sedang melewati masa yang menegangkan karena Chris Richards, salah satu pemain terpenting Mauricio Pochettino, diragukan dapat pulih tepat waktu untuk Piala Dunia 2026. Bek Crystal Palace itu mengalami cedera robek dua ligamen di pergelangan kaki kirinya selama pertandingan pada 17 Mei. Meskipun telah bergabung dengan tim nasional, Richards akan terus dipantau dan dievaluasi oleh tim medis .
Manajer Mauricio Pochettino tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya saat berbicara tentang situasi pemainnya. Strategi asal Argentina itu mengakui bahwa beberapa hari mendatang akan sangat penting dalam menentukan apakah Richards akan siap untuk Piala Dunia.
"Dia butuh lebih banyak waktu. Kami akan terus memantau dan mengevaluasinya sebelum membuat keputusan akhir," kata Pochettino.
Kecemasan tim AS dapat dimengerti. Richards saat ini dianggap sebagai bek tengah paling komplet di skuad Amerika. Dia memiliki pengalaman di level tertinggi Premier League dan merupakan penghubung penting dalam sistem pertahanan yang sedang dibangun Pochettino.
Masalahnya adalah AS tidak memiliki banyak pilihan berkualitas di posisi ini. Selain kapten Tim Ream, nama-nama seperti Auston Trusty, Mark McKenzie, dan Miles Robinson belum memberikan jaminan yang sama. Jika Richards tidak tersedia, Walker Zimmerman atau Tristan Blackmon kemungkinan akan dipanggil sebagai pengganti.
Perlu dicatat, ini bukan kali pertama cedera mengancam impian Richards di Piala Dunia. Bek tengah berusia 26 tahun itu sebelumnya absen di Piala Dunia 2022 karena masalah hamstring.
Tim nasional AS akan menyelesaikan daftar pemain resminya pada 1 Juni dan masih berhak melakukan perubahan pemain karena cedera hingga 11 Juni. Untuk saat ini, Richards dipastikan akan absen dalam pertandingan persahabatan melawan Senegal dan akan berpacu dengan waktu untuk pulih dan siap bermain di ajang sepak bola terbesar di dunia.
Sumber: https://znews.vn/cu-soc-cua-tuyen-my-post1655767.html









Komentar (0)