Menegaskan peran kepemimpinannya
Lebih dari sekadar perebutan posisi teratas antara dua tim terkemuka dari Eropa dan Amerika Selatan, ini juga merupakan kesempatan bagi superstar berusia 41 tahun, Ronaldo, untuk menegaskan peran utamanya dalam upaya menaklukkan trofi Piala Dunia yang belum selesai.
Portugal memberikan respons yang kuat setelah kesalahan di pertandingan pembuka, hasil imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo. Kemenangan 5-0 atas Uzbekistan, termasuk dua gol dari Cristiano Ronaldo, membantu "Selecao Eropa" mendapatkan kembali kepercayaan diri mereka. Namun, tim asuhan Roberto Martinez tetap finis di posisi kedua Grup K dengan 4 poin, sementara Kolombia melanjutkan rentetan kemenangan mereka melawan Republik Demokratik Kongo, mengamankan tempat mereka di babak selanjutnya.

Ronaldo menolak untuk tertinggal oleh rival-rivalnya, Messi, Mbappé, dan Haaland . (Foto: FIFA)
Hal ini menjadikan pertandingan di Hard Rock Stadium (Miami, AS) pada pagi hari tanggal 28 Juni sebagai pertarungan menentukan untuk posisi puncak di grup. Portugal tidak punya pilihan selain menang jika ingin menyalip Kolombia. Hasil imbang akan membantu tim Amerika Selatan mempertahankan posisi nomor satu mereka, sementara Ronaldo dan rekan-rekan setimnya berisiko menghadapi lawan yang lebih sulit sejak babak gugur.
Mereka telah menunjukkan performa yang sangat konsisten.
Semua mata tak diragukan lagi akan terus tertuju pada Ronaldo. Setelah mengakhiri paceklik golnya di turnamen besar dengan dua gol melawan Uzbekistan, striker berusia 41 tahun itu menunjukkan bahwa ia masih memiliki insting mencetak gol yang menakutkan. Meskipun tidak lagi secepat dulu, Ronaldo tetap menjadi sentuhan akhir yang ideal dalam sistem menyerang yang didukung oleh Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Rafael Leão, dan Vitinha.
Sebaliknya, Kolombia menunjukkan performa yang sangat konsisten. Dua kemenangan beruntun melawan Uzbekistan dan Republik Demokratik Kongo menunjukkan bahwa perwakilan Amerika Selatan ini tidak hanya bertahan dengan disiplin tetapi juga sangat tajam dalam situasi transisi.
Berdasarkan hasil undian babak 16 besar, pemenang Grup K akan menghadapi runner-up Grup L (saat ini Kroasia), dan runner-up Grup K akan menghadapi runner-up Grup L (saat ini Ghana), jadi belum jelas apa strategi Kolombia dan Portugal!
Republik Demokratik Kongo masih memiliki peluang untuk lolos ke babak 16 besar ketika menghadapi Uzbekistan di pertandingan terakhir Grup K. Dengan satu poin setelah hasil imbang melawan Portugal dan kekalahan tipis melawan Kolombia, perwakilan Afrika ini harus menang untuk menjaga harapan mereka tetap hidup untuk berada di antara delapan tim peringkat ketiga terbaik.
Uzbekistan telah resmi tersingkir setelah dua kekalahan beruntun melawan Kolombia dan Portugal, tetapi perwakilan Asia Tengah ini tentu akan tetap berupaya meraih hasil positif untuk mengakhiri kiprah perdana mereka di Piala Dunia dengan kepala tegak.

Sumber: https://nld.com.vn/cuoc-chien-cua-ronaldo-19626062620163707.htm








