Persaingan AI AS-Tiongkok: Robot akan mengubah dunia.
AS dan China terlibat dalam perlombaan AI yang sengit, di mana perangkat lunak dan robot berkembang bersama, menjanjikan perubahan mendasar dalam cara orang hidup dan bekerja.
Báo Khoa học và Đời sống•18/04/2026
Persaingan kecerdasan buatan antara AS dan Tiongkok memasuki fase paling intens, dengan tujuan meraih kepemimpinan teknologi global di era baru. Persaingan ini berlangsung di semua lini, mulai dari laboratorium dan universitas hingga perusahaan teknologi besar dengan investasi mencapai triliunan dolar.
Sementara AS dianggap sebagai pemimpin dalam "otak" AI dengan sistem seperti ChatGPT, China unggul dalam perangkat keras dengan robot, drone, dan aplikasi dunia nyata. Ledakan popularitas ChatGPT sejak tahun 2022 telah menunjukkan kekuatan AI dalam mengubah cara orang bekerja, belajar, dan membuat konten.
Namun, China dengan cepat merespons dengan produk-produk seperti DeepSeek, yang menunjukkan kemampuannya untuk mengembangkan AI dengan biaya rendah dan kecepatan luar biasa. Di luar perangkat lunak, Tiongkok memimpin dunia dalam produksi dan penerapan robot, mulai dari industri hingga kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks populasi yang menua dengan cepat. Meskipun demikian, para ahli percaya bahwa "otak" AI tetap menjadi faktor penentu, yang menyumbang sebagian besar nilai suatu sistem robot dan merupakan keunggulan yang saat ini dimiliki AS.
Dengan kedua negara adidaya tersebut mempercepat investasi dan inovasi, perlombaan AI bukan hanya sekadar cerita teknologi, tetapi juga perebutan kekuasaan yang membentuk masa depan dunia. Pembaca diundang untuk menonton video berikut: Peringatan tentang penipuan yang menggunakan AI untuk mencuri akun Zalo dan Facebook.
Komentar (0)