Tren "memamerkan" prestasi akademik anak-anak terjadi setiap tahun pada waktu ini. Tentu saja, dengan gembira dan bangga, wajar bagi orang tua untuk memotret dan memposting hasil akademik anak-anak mereka (dari sudut pandang pengunggah). Tetapi bagi mereka yang hasilnya diposting (atau ditampilkan?!), hal itu tidak selalu nyaman. Banyak anak merasa tidak senang ketika prestasi akademik mereka "dipamerkan" kepada semua orang, dan beberapa bahkan menunjukkan ketidaksenangan ketika orang tua mereka memposting hasil mereka di media sosial.
Akhir tahun ajaran adalah waktu untuk pertemuan orang tua-guru. Selain kekhawatiran "setiap pertemuan berarti harus membayar uang," beberapa guru benar-benar tidak ingin membebani orang tua. Oleh karena itu, donasi sepenuhnya bersifat sukarela, dan orang tua berdiskusi di antara mereka sendiri tentang bagaimana memberikan hadiah kecil atau pesta perpisahan kepada anak-anak mereka. Namun, dalam upaya kolektif untuk memperhatikan siswa ini, pendapat beragam, dan banyak orang tua meninggalkan grup (grup Zalo yang dibuat selama tahun ajaran untuk komunikasi antara guru dan orang tua) sebagai cara untuk menyatakan ketidaksetujuan mereka!
Akhir tahun ajaran menandai selesainya sembilan bulan panjang mengasuh para siswa muda. Banyak guru tidak hanya mengajar tetapi juga membimbing siswa mereka setiap hari, membantu mereka tumbuh menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab. Seorang guru menceritakan bagaimana, di kelasnya, ia terkadang harus membawa jarum dan benang untuk menambal kemeja siswa yang rusak atau celana yang sobek. Banyak guru, selain mengajar, juga memantau siswa dengan cermat untuk campur tangan dan mencegah potensi pertengkaran atau perkelahian fisik. Merawat satu anak di rumah saja sudah cukup sulit; merawat puluhan anak dengan kepribadian yang beragam bukanlah tugas yang mudah! Oleh karena itu, di akhir tahun ajaran, ungkapan terima kasih yang tulus dari orang tua sangat penting bagi para guru yang berdedikasi ini!
Nhat Quynh
Sumber: https://baocamau.vn/cuoi-nam-hoc-a48254.html










Komentar (0)