Di Nghe An, polisi segera menyelamatkan Nguyen Quang Hung, 50 tahun, seorang penggali sumur yang pingsan di kedalaman 13 meter karena kekurangan oksigen.
Sekitar pukul 7:30 pagi pada tanggal 26 Juni, Bapak Hung, seorang warga komune Thanh Xuan, pergi membersihkan sumur untuk disewa di sebuah rumah di komune Thanh Giang, distrik Thanh Chuong. Ia turun ke dasar sumur menggunakan tali untuk memeriksanya, tetapi setelah beberapa menit, ia kehilangan kontak dengan orang-orang di atas. Pemilik rumah menyinari sumur dengan senter dan menemukannya dalam keadaan tidak sadar, sehingga mereka memanggil tetangga dan pihak berwenang untuk meminta bantuan.
Tuan Hung (berbaju kuning) diselamatkan dari sumur sedalam 13 meter setelah sesak napas akibat gas. Foto: Hung Le
Petugas polisi dari komune Thanh Giang, bersama dengan puluhan warga setempat, menggunakan blower dan pompa industri untuk memasukkan oksigen ke dalam sumur. Bapak Hung kemudian sadar kembali dan ditarik ke atas oleh tim penyelamat pada pukul 8:15 pagi.
"Bapak Hung pingsan karena sesak napas dan kekurangan oksigen. Untungnya, korban memiliki daya tahan yang baik dan sadar kembali tepat waktu setelah diberi oksigen, yang memudahkan polisi untuk melaksanakan rencana penyelamatan," kata kepala Kepolisian Komune Thanh Giang.
Provinsi Nghe An baru-baru ini mengalami kekeringan parah, menyebabkan sumur-sumur mengering. Banyak rumah tangga di distrik tersebut terpaksa mempekerjakan pekerja untuk menggali dan membersihkan sumur agar mendapatkan air untuk keperluan sehari-hari.
Para ahli memperingatkan bahwa gas metana (CH4) yang menumpuk di dasar sumur merupakan penyebab utama mati lemas atau ledakan. Untuk mencegah hal ini, orang-orang harus membuang gas metana menggunakan pompa atau kipas sirkulasi udara, kemudian mengenakan masker gas sebelum turun ke dalam sumur.
Duc Hung
Tautan sumber







Komentar (0)