
Dengan demikian, dari malam tanggal 11 Juni hingga pagi tanggal 12 Juni, polisi menangkap enam tersangka lagi yang terlibat dalam serangan terhadap dua kantor Komite Rakyat komune di Dak Lak .
"Pasukan bekerja sepanjang malam untuk menangkap kelompok tersangka yang menyerang dua kantor Komite Rakyat komune di Dak Lak dan terus mengejar individu-individu yang tersisa," kata Letnan Jenderal To An Xo.
Insiden itu terjadi pada pagi hari tanggal 11 Juni di distrik Cu Kuin, di mana sebuah kelompok tak dikenal menyerang kantor polisi komune Ea Tieu dan Ea Ktur dengan senjata api, menewaskan dan melukai beberapa pejabat komune, petugas polisi, dan warga setempat.
Kementerian Keamanan Publik telah mengarahkan Kepolisian Provinsi Dak Lak dan unit-unit profesional lainnya untuk mengerahkan pasukan guna menangkap kelompok orang tersebut.
Pada saat yang sama, Kementerian Keamanan Publik juga mengeluarkan pemberitahuan yang mendesak masyarakat di distrik Cu Kuin dan daerah sekitarnya untuk tetap tenang, tidak panik, dan mematuhi instruksi dari otoritas setempat dan pasukan yang berwenang.
Jika ada yang memiliki informasi terkait kelompok orang di atas, mohon segera berikan informasi tersebut ke kantor polisi terdekat.
Menjelang siang di hari yang sama, pihak berwenang telah menangkap enam tersangka yang terlibat dalam serangan terhadap kantor polisi komune di distrik Cu Kuin.
Menurut para pemimpin Komite Partai Distrik Cư Kuin di Đắk Lắk, di antara enam tersangka yang ditangkap, satu berasal dari kota Ayun Pa, provinsi Gia Lai ; tiga berasal dari distrik Krông Búk; dan dua berasal dari distrik Cư Mgar (Đắk Lắk).
Setelah seharian pengejaran intensif, hingga larut malam kemarin (11 Juni), pihak berwenang telah menangkap 10 tersangka lagi, sehingga total penangkapan menjadi 16 orang terkait dengan serangan terhadap dua kantor polisi komune di distrik Cu Kuin, provinsi Dak Lak.
Polisi juga menyita sejumlah senjata, termasuk pisau dan pistol, yang digunakan kelompok tersebut untuk melakukan kejahatan. Pihak berwenang juga menyelamatkan dua warga sipil yang disandera, sementara seorang warga sipil lainnya berhasil membebaskan diri.
Menurut Kementerian Keamanan Publik, hingga malam tanggal 11 Juni, tidak ada warga sipil yang disandera oleh kelompok tersangka tersebut.
Pada tanggal 11 Juni, Jenderal To Lam, Menteri Keamanan Publik, menandatangani keputusan untuk mempromosikan secara anumerta empat petugas polisi yang gugur dalam serangan terhadap dua kantor polisi komune di provinsi Dak Lak.
Oleh karena itu, Kapten Hoang Trung, 42 tahun, seorang perwira Kepolisian Komune Ea Ktur, Distrik Cu Kuin, Provinsi Dak Lak, secara anumerta dipromosikan menjadi Mayor. Perwira Nguyen Dang Nhan dari Kepolisian Komune Ea Ktur juga secara anumerta dipromosikan dari Letnan Senior menjadi Kapten. Kedua perwira tersebut berasal dari Provinsi Nghe An.
Pihak kepolisian telah memberikan promosi anumerta kepada Tran Quoc Thang, 34 tahun, seorang petugas polisi di komune Ea Tieu, dari kapten menjadi mayor; dan Ha Tuan Anh, seorang petugas polisi di komune Ea Tieu, dari letnan menjadi kapten.
Sumber







Komentar (0)