Gaya komunikasi dan pelayanan staf perlu ditingkatkan secara signifikan seiring dengan survei pertama yang dilakukan Da Nang mengenai daya tarik destinasi wisata.
Pada tanggal 27 Oktober, Pusat Promosi Pariwisata Kota merilis laporannya tentang Daya Tarik Da Nang sebagai Destinasi Wisata. Tulus, profesional, dan menarik adalah tiga kata sifat yang dipilih oleh wisatawan domestik dan internasional ketika menggambarkan citra kota di Vietnam tengah ini. Hampir 70% wisatawan mengunjungi Da Nang untuk rekreasi dan relaksasi. Durasi perjalanan yang paling umum adalah 3-4 malam, dan tingkat kunjungan kembali lebih dari 50%.

Da Nang dilihat dari atas. Foto: Nguyen Sanh Quoc Huy
Studi ini dilakukan selama tiga bulan (Juli, Agustus, dan September) sebagai bagian dari proyek "Mengukur Indeks Daya Tarik Destinasi Da Nang". Hasilnya didasarkan pada penilaian dari dua kelompok utama: wisatawan domestik dan internasional, serta bisnis yang beroperasi di industri pariwisata. Wisatawan disurvei berdasarkan empat kriteria: akomodasi, layanan makanan dan minuman, pantai, dan objek wisata.
Secara khusus, peringkat kepuasan tertinggi adalah untuk akomodasi (5,76 poin) dan terendah untuk layanan makanan dan minuman (5,08 poin). Komunikasi dan gaya pelayanan staf merupakan aspek yang perlu ditingkatkan, karena peringkat kepuasannya hanya rata-rata (4,85).
Hampir 48% wisatawan menilai upaya promosi Da Nang sebagai destinasi yang "baik", dengan pengalaman perjalanan mereka yang sebenarnya sangat sesuai dengan informasi yang telah mereka teliti sebelumnya. Namun, lebih dari 18% wisatawan yang disurvei belum pernah terpapar atau memiliki informasi yang tidak konsisten tentang Da Nang dibandingkan dengan materi promosi yang disajikan sebelum perjalanan mereka.
Berdasarkan penilaian bisnis, jumlah wisatawan pada kuartal ketiga menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang menyebabkan kinerja bisnis lebih rendah dari yang diharapkan. 20% bisnis di Da Nang merasa puas dengan hasil bisnis mereka pada kuartal ketiga, dan 18% yakin dengan prospek bisnis mereka pada kuartal terakhir tahun ini.
Proyek ini merupakan kolaborasi antara Pusat Promosi Pariwisata dan Outbox, sebuah perusahaan riset pasar yang berbasis di Kota Ho Chi Minh yang fokus pada sektor pariwisata dan perhotelan. Dimulai pada bulan Juni, proyek ini akan memberikan penilaian triwulanan hingga akhir tahun 2025 untuk membantu destinasi dan bisnis tetap mendapatkan informasi terkini, memantau, dan menyesuaikan diri dengan perkiraan dan tren dari laporan tersebut.
Proyek baru ini juga berkontribusi menjadikan Da Nang sebagai daerah pertama di Vietnam yang menerapkan pengukuran indeks daya tarik destinasi secara berkala, sehingga membantu meningkatkan efektivitas promosi, periklanan, dan manajemen.
Vnexpress.net






Komentar (0)