Kekuatan lukisan sutra terletak pada kejernihan dan kelembutan warnanya; garis-garis yang halus dan elegan, yang sarat dengan jiwa bangsa. Namun, untuk menciptakan lukisan sutra dengan kualitas unik seperti itu, seniman harus memiliki keahlian yang solid dan dedikasi yang tinggi terhadap eksplorasi dan kreativitas. Lukisan sutra membutuhkan pengendalian diri yang besar karena begitu sutra menyerap warna, warna tersebut tidak dapat "dikoreksi," tidak seperti cat minyak atau pigmen, di mana satu warna dapat dilapiskan di atas warna lain.

Seniman Ta Hung Viet (keempat dari kiri) dan seniman Do Thu Huong (kelima dari kiri) berinteraksi dengan publik.

Pameran ini menyatukan 40 lukisan sutra dengan beragam tema dan gaya, yang menampilkan kecintaan dua seniman berbakat terhadap lukisan sutra.

Karya seni oleh seniman Ta Hung Viet.

Dalam karya-karya seniman Ta Hung Viet, citra sisir menjadi pusat perhatian. Sisir muncul berdampingan dengan gambar perempuan muda yang menyisir rambut mereka untuk mempercantik penampilan, dan di samping sisir yang digunakan seorang nenek untuk menyisir rambut cucunya, melambangkan ikatan keluarga yang erat. Kisah sisir-sisir ini menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan, sekaligus membangkitkan kenangan nostalgia masa lalu dan mendorong refleksi tentang kehidupan dan aktivitas keluarga kontemporer.

Karya seni oleh seniman Do Thu Huong.

Seri lukisan ini membutuhkan waktu hampir dua tahun untuk diselesaikan, dan seniman Do Thu Huong telah menunjukkan pergeseran kedalaman karyanya. Sebelumnya, ia sangat menyukai melukis pemandangan, benda mati, anak-anak, bunga, dan terutama kostum etnis minoritas. Dalam pameran ini, Do Thu Huong melukis banyak potret wanita muda dalam gaun ao dai lima panel tradisional, dengan latar belakang pintu-pintu dinasti Ly-Tran. Keindahan feminin, yang sangat kental dengan nuansa Vietnam dalam lukisan Do Thu Huong, memikat penonton, mulai dari gaun ao dai lima panel hingga sugesti pakaian dinasti Nguyen, yang dikenakan oleh gadis-gadis lembut dan feminin, yang mewujudkan esensi Vietnam yang murni.

Masyarakat umum mengunjungi pameran tersebut.

Pameran ini berlangsung hingga 28 Desember di Gedung Pameran Seni Rupa Vietnam, Jalan Ngo Quyen 16, Kelurahan Hoan Kiem, Hanoi .

    Sumber: https://www.qdnd.vn/van-hoa/van-hoc-nghe-thuat/dac-sac-trien-lam-tranh-huong-lua-viet-1018044