![]() |
Xabi Alonso berada di puncak daftar berkat reputasinya dan kemampuannya beradaptasi dengan level kompetisi tertinggi. Terlepas dari masa jabatannya yang tidak sukses sebagai manajer Real Madrid, ia tetap menjadi target utama bagi banyak klub besar. |
![]() |
Andoni Iraola telah memberikan kesan yang kuat dengan gaya bermain modern dan kemampuannya dalam mengembangkan pemain. Namun, kemampuan kepemimpinan pelatih asal Spanyol ini dalam mengelola tim sekaliber ini masih patut dipertanyakan. |
![]() |
Setelah meninggalkan Chelsea, Enzo Maresca belum menemukan klub baru. Gaya taktiknya yang jelas dan sistematis merupakan nilai tambah utama, menjadikannya sosok yang banyak diminati. Manchester City mengincar Maresca sebagai calon pengganti Pep Guardiola di masa depan. |
![]() |
Filipe Luis muncul sebagai fenomena baru setelah memenangkan serangkaian gelar Amerika Selatan bersama Flamengo. Namun, keterbatasan mantan bek Chelsea ini adalah pengalamannya yang terbatas di Eropa. |
![]() |
Xavi tetap menjadi pilihan potensial berkat pengalamannya bekerja di Barcelona, terutama mengingat kesulitan keuangan klub saat ini. |
![]() |
Keputusan Didier Deschamps untuk pensiun dari tim nasional Prancis setelah Piala Dunia 2026 telah membuatnya menjadi incaran banyak klub besar. Real Madrid sedang mempertimbangkan untuk menunjuk Deschamps sebagai manajer musim depan. |
![]() |
Ruben Amorim mungkin sedang mencari kesempatan untuk menghidupkan kembali kariernya setelah masa yang kurang sukses di Manchester United. Kemungkinan sang manajer kembali ke tanah kelahirannya untuk bekerja di musim 2026/27 semakin jelas. |
![]() |
Dengan prestasinya membawa Coventry City promosi ke Premier League, Frank Lampard menjadi incaran klub-klub Inggris, termasuk mantan timnya, Chelsea. Namun, belum ada negosiasi resmi yang terjadi antara kedua pihak. |
Sumber: https://znews.vn/dan-hlv-duoc-san-don-he-toi-post1645593.html















Komentar (0)