Pada tanggal 9 Juni, produsen semen Aalborg Portland menandatangani perjanjian dengan Badan Energi Denmark untuk menerima hibah bagi proyek penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS) mereka, yang diharapkan mulai beroperasi pada tahun 2030.
Denmark sedang berupaya mencapai tujuan mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 70% dibandingkan dengan tingkat tahun 1990. Dalam strategi ini, teknologi CCS dipandang sebagai solusi kunci untuk mengurangi emisi di industri berat yang sulit didekarbonisasi, termasuk produksi semen.

Denmark akan menyediakan dana sebesar 2,5 miliar dolar AS untuk proyek penangkapan karbon perusahaan semen Aalborg Portland. Foto: Badan Energi Denmark.
Soren Holm Christensen, CEO Aalborg Portland, mengatakan proyek ini akan menjadi salah satu fasilitas penangkapan CO₂ industri terbesar di Eropa setelah selesai.
Industri semen saat ini menyumbang sekitar 8% dari total emisi CO₂ industri global. Emisi ini tidak hanya berasal dari bahan bakar yang digunakan dalam tungku pembakaran, tetapi juga dari proses pengubahan batu kapur menjadi klinker – bahan baku utama dalam produksi semen.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Aalborg Portland akan menerima sekitar $133 untuk setiap ton CO₂ yang ditangkap, setara dengan $167 juta per tahun selama 15 tahun. Dukungan ini mencakup semua biaya penangkapan, transportasi, dan penyimpanan, dengan kapasitas maksimum 1,25 juta ton CO₂ per tahun.
Perusahaan memperkirakan proyek ini akan memberikan kontribusi lebih dari setengah target dana subsidi CCS nasional, yang bertujuan untuk menangkap 2,3 juta ton CO₂ setiap tahun mulai tahun 2029. Dalam proyek ini, Air Liquide akan menyediakan teknologi penangkapan karbon, sementara Harbour Energy akan menangani transportasi dan penyimpanan CO₂ di bawah tanah.
Menurut Badan Energi Internasional (IEA), teknologi CCS akan memainkan peran penting dalam mencapai tujuan iklim global. Namun, teknologi ini masih kontroversial, dengan beberapa ahli lingkungan mempertanyakan efisiensi ekonominya dan khawatir bahwa CCS dapat memperlambat transisi dari bahan bakar fosil.
Sumber: https://nongnghiepmoitruong.vn/dan-mach-cap-25-ty-usd-cho-du-an-thu-giu-carbon-d815969.html








