Bagi penduduk desa Long Thang khususnya dan komune Dong Xuan pada umumnya, Bau Sen bukan hanya danau alami yang tidak pernah kering, tetapi juga terkait dengan kenangan dan merupakan bagian dari warisan spiritual komunitas.
Setiap pagi dan sore, tepian Danau Bau Sen ramai dengan langkah kaki para lansia dan tawa anak-anak yang berolahraga dan berjalan-jalan di bawah pepohonan hijau. Terutama selama Tahun Baru Imlek, suasana tenang Bau Sen menjadi meriah dengan dentuman gendang dan sorak sorai para atlet dan penduduk setempat yang berpartisipasi dalam kompetisi balap perahu tradisional yang diadakan di sana.
![]() |
| Rencana arsitektur untuk Bau Sen saat mulai beroperasi. |
Ibu Tran Thi Phuong, seorang warga desa Long Thang, menyampaikan kekhawatirannya: "Danau ini sangat indah, tetapi sayang sekali hanya ramai selama beberapa hari saat Tết (Tahun Baru Imlek). Mungkin pemerintah setempat harus mengembangkan Bau Sen menjadi destinasi budaya dan ruang komunitas untuk melayani masyarakat."
Sebelumnya, area di sekitar danau telah menerima investasi dalam infrastruktur jalan, penerangan, taman budaya, dan dermaga perahu. Namun, karena kurangnya perencanaan yang komprehensif dan sistematis, potensi Danau Bau Sen sebagian besar masih belum dimanfaatkan, sehingga gagal memberikan kesan yang kuat pada peta ekowisata dan budaya lokal. Selain itu, menjamurnya kios-kios dadakan yang menempati trotoar secara signifikan berdampak pada estetika, keselamatan lalu lintas, dan kebersihan lingkungan di sekitar danau.
Menghadapi situasi ini, Pusat Pelayanan Publik Komune Dong Xuan secara proaktif mengusulkan kepada Komite Rakyat Komune untuk mengembangkan rencana pembangunan jalan kuliner dan tempat makan malam di sepanjang Jalan Truong Chinh, yang terhubung langsung dengan ruang komersial dan layanan di Danau Bau Sen. Menurut Bapak Le Nguyen Xuan Linh, Direktur Pusat Pelayanan Publik Komune Dong Xuan, ruang Bau Sen di masa depan akan menjadi kompleks yang harmonis. Di bawah permukaan air, tidak akan ada lagi perahu nelayan individual, melainkan ruang untuk kegiatan olahraga eksperimental seperti mendayung, berperahu kayuh, dan permainan tiup. Di tepi pantai dan sepanjang danau, rumah tangga akan diberi kesempatan untuk menyewa ruang untuk mengoperasikan kafe, toko minuman, dan restoran.
![]() |
| Pemandangan kawasan Bau Sen dari atas. |
"Kami tidak membangun struktur beton besar dan kokoh, melainkan memilih rumah panggung, rumah terapung di atas air, platform kayu, atau rakit yang tersembunyi di antara pepohonan. Arsitektur ini membangkitkan suasana pedesaan di tepi sungai sekaligus memastikan bahwa hal itu tidak memengaruhi aliran alami dan ekosistem danau," jelas Bapak Linh.
Menurut Bapak Nguyen Van Hieu, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Dong Xuan, departemen terkait saat ini sedang melakukan peninjauan akhir proyek sebelum diajukan ke Komite Rakyat Komune untuk persetujuan dan implementasi pada akhir Agustus. Komite Rakyat Komune menekankan bahwa pengembangan ekonomi jasa di Bau Sen sama sekali tidak boleh merusak lingkungan ekologi alam.
Diharapkan bahwa ketika proyek ini beroperasi, Dong Xuan tidak hanya akan menyelesaikan masalah ekonomi, menciptakan lapangan kerja bagi para pekerja, dan meningkatkan pendapatan anggaran, tetapi yang lebih penting, akan menciptakan daya tarik budaya dan pariwisata yang unik di daerah tersebut.
Van Tai
Sumber: https://baodaklak.vn/kinh-te/202606/danh-thuc-tiem-nang-kinh-te-bau-sen-8f8064c/










