Omega-3 merupakan jenis lemak yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Oleh karena itu, tubuh perlu memenuhinya melalui makanan yang kaya akan Omega-3, seperti ikan berlemak, biji chia, kacang kenari, biji rami, minyak ikan, dan lain-lain. Asupan Omega-3 yang cukup dapat mencegah risiko penyakit kardiovaskular, meningkatkan kualitas tidur, mempercantik kulit, mengembangkan otak, meningkatkan penglihatan, dan mengurangi risiko kanker.
Omega-3 adalah jenis lemak yang tidak dapat disintesis oleh tubuh sendiri. (Sumber: Sohu)
Namun, tidak semua orang mengonsumsi cukup Omega-3 yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Menurut Sohu , jika tubuh Anda tidak mendapatkan cukup Omega-3, akan muncul tanda-tanda peringatan eksternal berikut.
Kulit kering
Salah satu rahasia menjaga kulit tetap muda, terhidrasi, dan halus adalah dengan mengonsumsi suplemen asam lemak Omega-3. Asam lemak ini dapat meningkatkan integritas lapisan pelindung kulit, mencegah hilangnya kelembapan, berperan sebagai pelindung, sehingga mencegah kulit menjadi kering, sensitif, dan mengurangi peradangan kulit.
Ketika tubuh kekurangan Omega-3, kulit akan kering dan cepat menua. Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa suplementasi DHA dan EPA, dua Omega-3 rantai panjang ini, dapat mengurangi sensitivitas kulit terhadap sinar ultraviolet.
Rambut tidak memiliki elastisitas dan rentan patah.
Omega-3 merupakan nutrisi penting untuk menciptakan rambut berkilau, menutrisi rambut, mendorong pertumbuhan rambut, dan mencegah peradangan kulit kepala yang dapat menyebabkan kerontokan rambut. Jika kualitas rambut Anda menurun, menyebabkan kekeringan, ujung rambut bercabang, dan rambut rontok, hal ini mungkin disebabkan oleh rendahnya kadar Omega-3. Menurut sebuah studi, subjek wanita yang diberi suplemen asam lemak Omega-3 dan antioksidan setiap hari, setelah 6 bulan, mengalami penurunan kerontokan rambut dan rambut mereka tumbuh lebih lebat.
Mata kering
Asam lemak omega-3 penting untuk kesehatan mata karena membantu menjaga kelembapan mata dan berperan dalam produksi air mata. Omega-3 telah terbukti meringankan gejala mata kering dalam banyak penelitian. Jika Anda mengalami gejala mata kering, Anda mungkin berpikir bahwa salah satu penyebabnya adalah kekurangan Omega-3.
Insomnia
Penelitian dari Universitas Oxford menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak Omega-3 akan tidur lebih nyenyak. Jika tubuh kekurangan asam lemak ini, akan sulit untuk tertidur, bahkan menyebabkan insomnia.
Nyeri sendi
Asam lemak omega-3 dalam minyak ikan bertindak sebagai agen anti-inflamasi, yang penting bagi penderita nyeri sendi. Mengonsumsi Omega-3 yang cukup akan mencegah kerusakan dan peradangan pada jaringan dan sendi.
[iklan_2]
Sumber: https://vtcnews.vn/tanda-kekurangan-omega-3-ar906026.html
Komentar (0)