Malam hari adalah waktu ketika tubuh membutuhkan istirahat dan pemulihan setelah seharian beraktivitas. Detak jantung melambat, tekanan darah menurun, dan otak secara bertahap memasuki keadaan rileks untuk bersiap tidur, menurut situs kesehatan Healthline (AS).

Kebiasaan begadang dapat secara diam-diam merusak kesehatan kardiovaskular.
FOTO: AI
Namun, beberapa kebiasaan malam hari yang berulang dapat secara diam-diam merusak kesehatan kardiovaskular.
Begadang dalam waktu yang lama
Begadang mencegah tubuh beristirahat sesuai dengan jam biologisnya. Ketika Anda tidur larut malam, tidur Anda seringkali tidak nyenyak atau tidak cukup. Hal ini membuat tubuh berada dalam keadaan stres ringan. Detak jantung dan tekanan darah tidak menurun seperti biasanya di malam hari. Dalam jangka panjang, jantung harus bekerja lebih keras daripada yang seharusnya.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang terbiasa tidur larut malam memiliki risiko lebih tinggi terkena masalah kardiovaskular. Alasan utamanya adalah terganggunya ritme sirkadian. Ketika ritme ini terganggu, banyak proses dalam tubuh yang terpengaruh.
Makan malam larut atau mengemil di malam hari.
Makan menjelang waktu tidur adalah kebiasaan yang sangat umum. Namun, ini adalah waktu ketika tubuh seharusnya beristirahat, bukan mencerna makanan. Ketika Anda makan larut malam, kadar gula darah lebih cenderung melonjak di malam hari. Tubuh juga cenderung menumpuk lebih banyak lemak, terutama lemak perut.
Selain itu, tekanan darah di malam hari mungkin tidak menurun senormal biasanya. Jika perubahan ini berlanjut dalam jangka panjang, hal itu meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan metabolisme, seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan penumpukan lemak visceral.
Minum kopi, stimulan
Kopi membantu Anda tetap waspada, tetapi meminumnya di malam hari lebih banyak menimbulkan kerugian daripada manfaat. Kafein membuat banyak orang sulit tertidur atau tidur nyenyak. Ketika kualitas tidur buruk, tubuh tidak pulih dengan baik. Hal ini secara langsung memengaruhi jantung.
Selain itu, kafein dapat meningkatkan detak jantung dan berpotensi menaikkan tekanan darah untuk jangka pendek. Jika ini terjadi setiap malam, jantung harus bekerja lebih keras. Bukan hanya kopi; rokok memiliki efek serupa.
Minum alkohol
Banyak orang berpikir minum alkohol membantu mereka tertidur. Pada kenyataannya, alkohol hanya membuat peminumnya merasa mengantuk pada awalnya, tetapi kemudian mereka lebih cenderung terbangun tiba-tiba dan kesulitan untuk tidur nyenyak.
Yang lebih penting lagi, alkohol secara langsung memengaruhi jantung. Alkohol dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur dan meningkatkan tekanan darah. Risiko ini bahkan lebih tinggi jika Anda minum alkohol dalam jumlah banyak di malam hari.
Dalam jangka panjang, kebiasaan minum alkohol di malam hari dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Kebiasaan ini juga sering disertai dengan kebiasaan buruk lainnya seperti makan larut malam atau tidur larut, menurut Healthline .
Sumber: https://thanhnien.vn/4-thoi-quen-buoi-toi-dang-am-tham-bao-mon-suc-khoe-tim-mach-18526031919550771.htm









Komentar (0)