Sakit punggung adalah salah satu gejala yang paling umum selama kehamilan. Banyak wanita mulai merasakan sakit sekitar minggu ke-18 kehamilan, dan kondisi ini dapat berlangsung hingga bulan-bulan terakhir kehamilan.
Menurut Dr. Nguyen Cong Dinh, seorang spesialis di Rumah Sakit Kebidanan dan Ginekologi Hanoi , sebagian besar kasus nyeri punggung selama kehamilan adalah fenomena fisiologis normal dan dapat diatasi dengan perawatan yang tepat.
Banyak perubahan yang menyebabkan nyeri punggung pada wanita hamil.
Selama kehamilan, tubuh wanita mengalami banyak perubahan untuk beradaptasi dengan janin yang sedang berkembang. Salah satu alasan utamanya adalah perubahan hormonal. Hormon relaksin dilepaskan untuk mengendurkan ligamen panggul sebagai persiapan persalinan, tetapi juga membuat persendian kurang stabil, sehingga mudah menyebabkan nyeri punggung bawah.
Selain itu, seiring pertumbuhan janin, rahim membesar, meningkatkan tekanan pada tulang belakang. Pusat gravitasi tubuh bergeser ke depan, menyebabkan tulang belakang bagian bawah melengkung lebih dari biasanya, sehingga mengakibatkan nyeri dan ketidaknyamanan yang terus-menerus.
![]() |
Nyeri punggung selama kehamilan seringkali meningkat secara bertahap sepanjang kehamilan. Foto: Unsplash. |
Otot punggung juga harus bekerja lebih keras untuk menopang tubuh. Dalam beberapa kasus, linu panggul dapat terjadi, yang bermanifestasi sebagai nyeri yang menjalar dari punggung ke bokong dan kaki akibat kompresi saraf.
Apa yang bisa saya lakukan untuk meredakan sakit punggung?
Menurut Dr. Dinh, wanita hamil harus menjaga postur tubuh yang benar saat duduk dan berdiri. Mereka harus duduk dengan punggung tegak, menghindari duduk terlalu lama atau menyilangkan kaki. Setelah setiap 45-60 menit bekerja, mereka harus berdiri dan berjalan-jalan perlahan untuk merilekskan otot punggung.
Wanita hamil juga sebaiknya membatasi membawa beban berat. Saat mengangkat benda, mereka sebaiknya menekuk lutut dan bukan membungkukkan punggung untuk menghindari tekanan berlebih pada tulang belakang.
Pengelolaan berat badan selama kehamilan juga sangat penting karena penambahan berat badan yang berlebihan dapat memperburuk nyeri punggung. Selain itu, wanita hamil sebaiknya memilih sepatu hak rendah dengan penyangga yang baik daripada sepatu hak tinggi.
Posisi tidur yang benar juga dapat membantu memperbaiki gejala. Wanita hamil sebaiknya berbaring di kasur yang keras dan menggunakan bantal kehamilan untuk mengurangi tekanan pada punggung dan pinggul.
Selain perubahan gaya hidup, beberapa tindakan pendukung seperti kompres panas dan dingin, mandi air hangat, pijat prenatal, atau yoga ringan juga dapat secara efektif mengurangi rasa sakit.
Meskipun nyeri punggung seringkali merupakan fenomena fisiologis, wanita hamil tetap harus menemui dokter jika nyeri berlangsung lama, parah, menjalar ke kaki disertai mati rasa, lemas, atau jika muncul demam, perdarahan, dan gejala tidak biasa lainnya.
Menurut Dokter Nguyen Cong Dinh, menjaga gaya hidup sehat, berolahraga dengan tepat, dan melakukan pemeriksaan kesehatan tepat waktu akan membantu ibu hamil memiliki kehamilan yang lebih sehat dan nyaman.
Sumber: https://znews.vn/dau-lung-khi-mang-thai-dau-hieu-nao-can-di-kham-ngay-post1654767.html









Komentar (0)