Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Ini adalah "barang asli, harga asli"!

Báo Gia đình và Xã hộiBáo Gia đình và Xã hội14/03/2025

Apakah anak Anda memiliki salah satu karakteristik berikut?


Pernahkah Anda memperhatikan fenomena ini: Ketika memasuki sekolah menengah pertama dan atas, banyak siswa sekolah dasar yang dulunya dianggap siswa berprestasi tiba-tiba menjadi sangat biasa saja? Mengapa "anak-anak teladan" ini tidak dapat mempertahankan prestasi akademiknya?

Rất nhiều

Gambar ilustrasi

1. Alasan objektif: Peningkatan jumlah subjek secara tiba-tiba dan peningkatan kesulitan yang signifikan.

Di sekolah dasar, mata pelajaran utama hanya Matematika dan Bahasa Vietnam, dengan materi yang relatif sederhana, visual, dan mudah dipahami. Selama anak Anda rajin dan meluangkan waktu untuk belajar, prestasi akademiknya akan cukup stabil.

Namun, ketika memasuki sekolah menengah, selain tiga mata pelajaran utama, anak-anak harus mempelajari Biologi, Geografi, Sejarah, Fisika, Kimia, dan lain-lain. Jika mereka mempertahankan kebiasaan belajar yang lambat seperti di sekolah dasar, mereka akan mudah kewalahan dan menyebabkan pembelajaran yang tidak seimbang, sehingga menghasilkan hasil akademik yang kurang memuaskan.

Selain itu, pengetahuan di sekolah menengah pertama dan atas jauh lebih mendalam dan luas, terkadang bahkan abstrak. Jika seorang anak tidak memiliki kemampuan berpikir logis yang baik, belajar akan menjadi sulit, dan nilai mereka tidak akan tinggi.

2. Penyebab subjektif: Metode pembelajaran yang ketinggalan zaman dan kurangnya inisiatif.

Sebagian anak sekolah dasar terbiasa diawasi dan didorong untuk belajar oleh guru dan orang tua. Ketika mereka memasuki sekolah menengah, tanpa pengawasan ketat, mereka mungkin kurang inisiatif dalam belajar. Lebih jauh lagi, banyak anak hanya terbiasa dengan pembelajaran hafalan dan menyelesaikan tugas secara mekanis tanpa memahami esensi pengetahuan tersebut. Seiring meningkatnya kesulitan, metode pembelajaran ini menjadi tidak efektif.

Anak-anak seperti itu sering kesulitan mengikuti kecepatan pengajaran yang cepat ketika memasuki sekolah menengah. Tanpa metode belajar yang baik, tekad, dan kemampuan untuk belajar secara mandiri serta berpikir kritis, sangat sulit bagi mereka untuk mencapai hasil akademik yang tinggi.

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan "siswa yang benar-benar unggul"?

1. Kebiasaan belajar yang baik

Banyak pakar pendidikan menekankan bahwa prestasi di sekolah dasar tidak sepenting kebiasaan belajar.

Tingkat konsentrasi tinggi: Siswa berprestasi tinggi biasanya sangat fokus selama kelas, tidak terganggu oleh faktor eksternal, tidak melamun atau melakukan hal lain, dan aktif berinteraksi dengan guru.

Pembelajaran yang efektif: Saat mengerjakan pekerjaan rumah atau belajar di rumah, anak-anak sangat fokus dan dapat dengan cepat masuk ke dalam ritme belajar tanpa perlu didorong. Selain itu, kebiasaan seperti mempersiapkan diri sebelum kelas, mengulang pelajaran setelah sekolah, membaca secara teratur, rajin, dan terus meningkatkan diri juga merupakan tanda-tanda siswa yang benar-benar unggul. Jika orang tua ingin anak-anak mereka mempertahankan prestasi akademiknya di sekolah menengah, mereka perlu fokus pada penanaman kebiasaan-kebiasaan ini sejak sekolah dasar.

2. Kemampuan belajar mandiri yang kuat

Anak-anak yang belajar secara mandiri dibandingkan dengan anak-anak yang dipaksa belajar akan menghasilkan hasil yang sangat berbeda.

Perencanaan studi mandiri: Siswa berprestasi tinggi seringkali memiliki kemampuan untuk merencanakan studi mereka secara mandiri, mengelola kemajuan mereka, dan secara proaktif memperluas pengetahuan mereka di luar buku teks.

Tetapkan tujuan yang jelas: Anak-anak sering dibimbing sejak usia dini untuk menetapkan tujuan besar dan memecahnya menjadi tujuan jangka pendek yang lebih kecil, seperti tujuan untuk setiap semester atau bulan.

Manajemen diri: Siswa berprestasi tinggi seringkali tidak membutuhkan pengawasan terus-menerus dari orang tua atau guru. Jika hasil akademiknya tidak bagus, mereka akan menyesuaikan rencana mereka dan sangat disiplin. Selain itu, mereka secara proaktif membaca buku referensi dan mencari pengetahuan di luar buku teks.

3. Berpikir mendalam

Pendidikan menengah dan atas membutuhkan kemampuan berpikir mendalam dan mandiri, serta kemampuan untuk menganalisis dan mensintesis informasi.

Keterampilan pemecahan masalah: Ketika dihadapkan dengan masalah yang sulit, siswa berprestasi tinggi biasanya tidak langsung bertanya kepada guru, melainkan mencoba mencari solusi sendiri.

Memahami hakikat pengetahuan: Anak-anak tidak hanya menghafal; mereka juga menggali lebih dalam prinsip dan aturan di balik pengetahuan tersebut.

Mensintesis pengetahuan: Siswa berprestasi tinggi sering kali tahu cara mensistematiskan pengetahuan, menemukan hubungan antara berbagai bagian, dan membangun sistem pengetahuan mereka sendiri.

Saran untuk orang tua yang anak-anaknya akan memasuki sekolah menengah pertama.

Mendorong pembelajaran proaktif: Ajak anak Anda untuk membuat rencana belajar sendiri, menyelesaikan tugas secara mandiri, dan mengeksplorasi pengetahuan baru.

Mengembangkan pemikiran logis: Kenalkan anak Anda pada mata pelajaran yang membutuhkan pemikiran kritis, seperti Matematika dan Fisika, dan libatkan mereka dalam aktivitas intelektual seperti catur dan teka-teki.

Pelajari manajemen waktu: Ajarkan anak Anda untuk mengatur waktu mereka secara efektif agar dapat menyeimbangkan antara belajar dan istirahat.

Dorong minat membaca dan eksplorasi mendalam: Membaca tidak hanya membantu anak-anak memperluas pengetahuan mereka tetapi juga mengasah kemampuan berpikir dan analitis mereka.

Pemantauan dan dukungan tepat waktu: Meskipun penting untuk mendorong kemandirian pada anak-anak, orang tua tetap harus memantau proses belajar mereka dengan cermat, segera mengidentifikasi dan mendukung mereka ketika mereka menghadapi kesulitan.

Prestasi di sekolah dasar hanyalah permulaan. Untuk membantu anak-anak mempertahankan prestasi mereka di sekolah menengah pertama dan atas, orang tua perlu membantu mereka mengembangkan kebiasaan belajar yang baik, kemampuan belajar mandiri yang kuat, dan keterampilan berpikir yang mendalam. Faktor-faktor ini akan menjadi kunci keberhasilan mereka di masa depan.



Sumber: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/rat-nhieu-hoc-sinh-gioi-gia-o-tieu-hoc-con-ban-co-3-dac-diem-nay-thi-chuc-mung-day-la-hang-that-gia-that-172250311191333906.htm

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Setiap langit adalah langit tanah air kita.

Setiap langit adalah langit tanah air kita.

Hotel Intercontinental Hanoi

Hotel Intercontinental Hanoi

Vinh - Kota Fajar

Vinh - Kota Fajar