Menurut informasi dari Kedutaan Besar Inggris di Hanoi , Organisasi Investasi Internasional Inggris (BII) dan Idemitsu Kosan (IKC), salah satu perusahaan energi terkemuka Jepang, telah mengumumkan investasi bersama di Skye Renewables Energy (Skye) untuk mendukung pengembangan proyek tenaga surya dan dekarbonisasi di Asia Tenggara, termasuk Vietnam.
Investasi dari BII dan IKC akan membantu Skye, yang berbasis di Singapura, untuk memperluas kapasitas produksi tenaga surya hingga lebih dari 300MW dalam beberapa tahun mendatang. Proyek-proyek tenaga surya ini diharapkan dapat mengurangi emisi CO2 sebesar 270.000 ton per tahun, setara dengan emisi lebih dari 47.000 rumah tangga yang menggunakan listrik selama setahun.
Duta Besar Inggris untuk Vietnam, Iain Frew, menyampaikan: “Inggris berkomitmen untuk mendukung Vietnam dalam transisi energi hijau dan adil. Kami senang bahwa BII telah menegaskan kembali komitmennya untuk memerangi perubahan iklim dan membangun Asia Tenggara yang lebih berkelanjutan. Dengan memanfaatkan kekuatan energi terbarukan, kita tidak hanya mengurangi emisi karbon tetapi juga menciptakan peluang untuk pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Vietnam.”
Didirikan pada tahun 1940, Idemitsu Kosan beroperasi melalui 67 unit bisnis di seluruh dunia di bidang bahan bakar minyak, petrokimia, pelumas, material elektronik, tenaga dan energi terbarukan, pengembangan minyak dan gas, serta batubara. Sementara itu, Skye menyediakan layanan energi surya dan beroperasi di Filipina, Vietnam, Singapura, dan Malaysia.
DO VAN
Sumber








Komentar (0)