
Proyek Peningkatan dan Perbaikan Jalan Provinsi 682 telah disetujui pada November 2021, dengan total investasi sebesar 300 miliar VND dari anggaran pusat. Proyek ini memiliki panjang 24 km, termasuk 2 jembatan, yang dirancang sesuai standar jalan pegunungan kelas III, dengan Badan Pengelola Proyek untuk Investasi Konstruksi (BQLDA) No. 3 sebagai investor. Konstruksi dimulai pada Juli 2022, dan pada akhir Agustus 2025, volume konstruksi mencapai sekitar 85% dari nilai kontrak. Proyek ini telah menyalurkan 33 miliar VND dari total 100 miliar VND modal yang dialokasikan pada tahun 2025.
Selama proses pelaksanaan, proyek terhenti karena masalah pembebasan lahan. Kedua lokasi yang menjadi sasaran kompensasi, dukungan, dan pemukiman kembali baru memiliki rencana yang disetujui dan pembayaran dilakukan pada bulan Mei dan Juli 2025. Lambatnya serah terima lahan, yang jatuh tepat di musim hujan, memengaruhi kemajuan di sana.
Saat ini, titik-titik tersebut telah dihilangkan, dan kontraktor sedang memobilisasi alat berat, memanfaatkan cuaca yang mendukung untuk membangun landasan jalan. Ruas-ruas jalan yang sebelumnya telah dibersihkan pada dasarnya telah menyelesaikan pondasi dan sistem drainase di kedua sisinya. Proyek renovasi dan peningkatan jalan provinsi 683 juga dimulai pada Juli 2022, dengan modal investasi sebesar 300 miliar VND, yang dilaksanakan pada periode 2022-2025 dan juga diinvestasikan oleh Dewan Manajemen Proyek No. 3.
Hingga akhir Agustus 2025, volume konstruksi mencapai 79% dari nilai kontrak. Namun, realisasinya hanya lebih dari 21,5 miliar VND, setara dengan 19% dari total alokasi modal pada tahun 2025 (113,7 miliar VND).
Tantangan terbesar bagi Jalan Provinsi 683 terletak pada ruas jalan sepanjang kurang lebih 3 km yang melintasi komune Dak Sak dan Duc Lap. Daerah ini padat penduduk dengan dasar jalan yang rendah dan permukaan jalan yang sangat rusak. Hujan deras yang berkepanjangan telah mengganggu pembangunan dasar jalan.
Karena rute ini memiliki kepadatan lalu lintas yang tinggi, unit konstruksi terpaksa melakukan pembangunan dan eksploitasi, sehingga memperlambat kemajuan dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi penduduk setempat.
Ketua Badan Pengelola Proyek No. 3 mengatakan bahwa saat ini, kedua proyek peningkatan jalan provinsi 682 dan 683 sudah tidak mengalami kendala lagi. Pelaksanaan proyek hanya terkendala oleh cuaca buruk dan hujan deras yang berkepanjangan. Selain itu, kelangkaan material bangunan dan kenaikan harga di daerah setempat juga turut memengaruhi kemajuan proyek.
Menghadapi situasi di atas, Dewan Manajemen Proyek No. 3 telah menginstruksikan kontraktor untuk secara proaktif merencanakan impor dan pengumpulan material di lokasi yang strategis. Kontraktor memanfaatkan musim hujan untuk memproduksi dan memasang komponen pracetak. Kontraktor memusatkan mesin dan pekerja di lokasi konstruksi, siap untuk mengatur konstruksi ketika cuaca mendukung untuk mengimbangi kemajuan.
Menurut Dinas Konstruksi Lam Dong , kedua proyek renovasi dan peningkatan jalan provinsi 682 dan 683 dijadwalkan selesai pada Juli 2025. Namun, pelaksanaan proyek-proyek tersebut mengalami kendala akibat cuaca (hujan deras berkepanjangan) dan kelangkaan material bangunan di daerah tersebut. Khususnya, serah terima lahan untuk jalan provinsi 682 di beberapa lokasi mengalami keterlambatan.
Saat ini, semua permasalahan telah diselesaikan oleh pihak berwenang. Setelah investor mengajukan proposal, Dinas Konstruksi menyarankan kepada Komite Rakyat Provinsi untuk menyetujui perpanjangan tanggal penyelesaian kedua proyek tersebut hingga 31 Desember 2025.
Kepala Dinas Konstruksi mengatakan: Perpanjangan kontrak tidak memengaruhi waktu pelaksanaan proyek dan tidak menimbulkan biaya tambahan. Ini adalah perpanjangan terakhir dan Komite Rakyat Provinsi telah meminta investor untuk meninjau, mempercepat progres konstruksi, dan segera menyerahkan proyek untuk digunakan.
Sumber: https://baolamdong.vn/day-nhanh-tien-do-2-du-an-tinh-lo-388801.html
Komentar (0)