![]() |
De Gea melakukan kesalahan. |
Pada dini hari tanggal 27 Februari, Fiorentina kalah 2-4 dari Jagiellonian tetapi tetap mengamankan tempat di Babak 16 Besar Liga Konferensi berkat kemenangan 3-0 mereka di leg pertama.
Meskipun memiliki keunggulan signifikan setelah kemenangan telak di leg pertama, Fiorentina hampir membayar mahal atas performa mereka yang tidak konsisten, termasuk kesalahan fatal yang dilakukan kiper De Gea di babak kedua.
Mantan kiper Manchester United itu tidak menjadi starter tetapi berada di bangku cadangan. Ia dimasukkan pada babak pertama karena cedera kiper Lezzerini saat skor 0-2 untuk keunggulan Jagiellonian.
Kedatangan De Gea diharapkan dapat membawa kekompakan yang sangat dibutuhkan bagi lini pertahanan. Namun, Fiorentina tetap kebobolan tiga gol di menit-menit akhir pertandingan, memaksa laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Pada menit ke-118, pemain Spanyol Jesus Imaz Balleste melepaskan tembakan jarak jauh dari lebih dari 30 meter. Tembakan itu sebenarnya tidak terlalu berbahaya, tetapi De Gea bereaksi agak lambat dan salah memperkirakan arah bola, menyebabkan bola terlepas dari tangannya dan masuk ke gawang.
![]() |
De Gea dikritik karena kesalahannya. |
Kesalahan ini memberi Jagiellonian keunggulan 4-2, yang berarti mereka hanya membutuhkan satu gol lagi untuk menyamakan kedudukan. Namun, Fiorentina memperketat pertahanan mereka dan mempertahankan skor agregat 5-4, secara resmi mengamankan tempat mereka di babak selanjutnya setelah 120 menit yang menegangkan.
Di media sosial, banyak penggemar mengkritik kesalahan De Gea. Sebagian besar berpendapat bahwa kiper Spanyol itu menunjukkan tanda-tanda penuaan dan kurang konsentrasi selama pertandingan.
Meskipun melakukan kesalahan, De Gea tetap berkontribusi pada perjalanan Fiorentina yang cukup jauh di kompetisi Eropa. Namun, di Serie A, The Viola masih perlu bekerja lebih keras untuk menghindari degradasi di akhir musim.
Sumber: https://znews.vn/de-gea-mac-sai-lam-post1630600.html










Komentar (0)